Jumat, 15 Mei 2026

Berita Wonosobo

Ditarget Rampung Juni 2026, Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo Dikeroyok 1.167 Pekerja

Pembangunan sekolah rakyat Wonosobo mencapai 40,57 persen. Sebanyak 1.167 pekerja dikerahkan untuk mempercepat pembangunan.

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Imah Masitoh
SEKOLAH RAKYAT - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (15/5/2026). Proyek senilai Rp1,1 triliun itu ditargetkan rampung secara fungsional pada Juni 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan sekolah rakyat Wonosobo mencapai 40,57 persen.
  • Sebanyak 1.167 pekerja dikerahkan untuk mempercepat pembangunan agar dapat rampung sesuai target, Juni 2026.
  • Pembangunan sekolah rakyat Wonosobo menghadapi kendala cuaca dingin berkabut.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, mencapai 40,57 persen.

Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, pelaksana proyek mengerahkan 1.167 pekerja yang bekerja hampir 24 jam dalam sehari.

Sekolah Rakyat Wonosobo senilai Rp1,1 triliun itu ditargetkan rampung Juni 2026 dan bisa langsung menerima murid baru di tahun ajaran 2026/2027.

Jumat (15/5/2026), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo.

Baca juga: Tahun Ini Sekolah Rakyat Wonosobo Buka Kelas untuk SD dan SMP, Target Total 300 Siswa Baru

Sekolah Rakyat Wonosobo dibangun di atas lahan seluas lima hektare dengan total 28 bangunan.

Fasilitas yang disiapkan meliputi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama putra-putri, rumah susun guru, dapur umum, kantin, masjid, gedung serbaguna, guest house, hingga fasilitas olahraga, semisal lapangan basket dan mini soccer.

Dalam peninjauan tersebut, Dody menyebut, proyek sempat mengalami hambatan pada tahap awal pembangunan akibat persoalan lahan yang belum sepenuhnya steril dari penguasaan masyarakat.

Kondisi itu sempat memengaruhi desain dan jadwal pengerjaan.

“Sekarang sudah beres sehingga pengerjaan bisa dikebut,” kata Dody di lokasi proyek.

Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan karena Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Sekolah berasrama itu dipersiapkan untuk menampung anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Pak Presiden minta selesai tepat waktu. Kualitas juga harus tetap dijaga."

"Ini program yang penting karena menyangkut akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Baca juga: Muncul Ajakan Kepung Kantor PDAM Wonosobo, Dirut Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 2022

Kementerian PU juga membentuk satuan tugas khusus untuk mengawal percepatan proyek. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved