Senin, 25 Mei 2026

Berita Wonosobo

Jelang Iduladha, Sapi Jenis Limosin Banyak Diburu di Pasar Hewan Wonolelo Wonosobo

Aktivitas jual beli di Pasar Hewan Wonolelo Wonosobo meningkat jelang Iduladha. Peminat sapi lebih menyukai limosin untuk hewan kurban.

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Imah Masitoh
RAMAI JELANG IDULADHA - Suasana Pasar Hewan Wonolelo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, di bagian penjualan sapi, Minggu (24/5/2026). Menjelang Iduladha, sapi jenis Limosin di pasar tersebut lebih diminati untuk hewan kurban. 

Ringkasan Berita:
  • Aktivitas jual beli di Pasar Hewan Wonolelo Wonosobo meningkat menjelang Iduladha.
  • Pembeli hewan kurban sapi lebih banyak memilih jenis limosin.
  • Sapi limosin dinilai memiliki kualitas daging lebih baik.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Sulis datang ke Pasar Wonolelo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, untuk mencari sapi untuk hewan kurban.

Dia sengaja datang ke pasar hewan agar bisa memilih sapi, khususnya jenis limosin.

"Lagi cari sapi yang harga Rp25 juta," kata warga Kepil, Wonosobo, Minggu (24/5/2026).

Sulis mengaku, hampir setiap tahun datang ke pasar tersebut saat menjelang Iduladha.

Baca juga: Cegah Penyakit dan Stunting, Dinkes Wonosobo Perketat Standar Sanitasi di Pondok Pesantren

Menurutnya, membeli hewan kurban langsung di pasar hewan memberi keleluasaan lebih dibanding membeli langsung dari peternak.

"Ya karena lebih bebas milih," ujarnya.

Sulis mencari sapi limosin jantan yang sehat untuk dijadikan hewan kurban.

Jenis limosin dinilai memiliki kualitas daging yang baik.

"Saya cari jenis sapi yang limusin karena warna dagingnya  lebih merah dan enak," katanya.

Keramaian di Pasar Hewan Wonolelo sudah terasa sejak pagi.

Pasar Wonolelo aktif setiap Legi, menurut pasaran Jawa.

Tak hanya di area sapi, keramaian juga terasa di area kambing dan domba.

Beberapa calon pembeli terlihat sedang melakukan tawar menawar harga, namun yang lain juga mengecek kondisi hewan secara detail semisal kesehatan gigi hingga bagian tanduk.

Ada juga yang langsung menaikkan ternak ke bak pikap setelah transaksi selesai.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved