Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jateng

Taj Yasin Lantik Duta Pancasila Paskibraka Jateng, Minta Jadi  Penggerak Perubahan

Mereka akan bertugas sebagai penggerak nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Tayang:
ist/dok pemprov jateng
PELANTIKAN - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin (kiri) resmi melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) tingkat Provinsi Jawa Tengah, masa bakti 2024–2028, di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (17/7/2025). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin resmi melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) tingkat Provinsi Jawa Tengah, masa bakti 2024–2028, di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (17/7/2025).

Pelantikan ini ditandai dengan penyerahan mandat kepada para pemuda pilihan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Mereka akan bertugas sebagai penggerak nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Baca juga: Tinjau Pengelolaan Limbah Rumah Potong Ayam Tabarruk Kudus, Taj Yasin: Bisa Jadi Percontohan

18072025 wagub taj yasin melantik duta pancasila paskibraka di semarang
PELANTIKAN - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin resmi melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) tingkat Provinsi Jawa Tengah, masa bakti 2024–2028, di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (17/7/2025).

Taj Yasin mengatakan,  pelantikan ini merupakan mandat moral bagi para pemuda, untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Menjadi Duta Pancasila artinya menjadi penyambung nilai, penjaga persatuan, dan penggerak perubahan positif."

"Kalian harus membawa nilai tepa salira, toleransi, dan saling menghargai."

"Hidupkan semangat guyub rukun dan kebersamaan tanpa pamrih," pesannya.

Baca juga: Wagub Taj Yasin Upayakan Tak Ada PHK Honorer yang Tak Lolos PPPK, GTT Dapat Prioritas Mengajar

Gus Yasin, sapaan akrabnya, juga meminta agar para Duta Pancasila mampu menjadi simbol nyata dari sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan suku, agama, dan pandangan.

Sikap itu harus diterapkan, tidak hanya dalam forum resmi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun menekankan, pentingnya penggunaan media sosial untuk menyebarkan semangat kebangsaan dan mencegah penyebaran hoaks serta konten provokatif.

"Jadilah penggerak aksi sosial, pendidikan, dan lingkungan dengan terjun langsung ke tengah masyarakat."

"Sebarkan hal-hal positif yang kalian miliki," lanjutnya.

Ia menegaskan, Pancasila tidak turun dari langit, melainkan hasil dari perjuangan bangsa.

Nilai-nilai luhur itu hidup dalam praktik keseharian masyarakat, seperti tradisi rembug warga, sedekah bumi, hingga kebiasaan srawung dan saling bantu tanpa pamrih.

Baca juga: Anak Gengster Jateng Bakal ‘Dibuang’ ke Pesantren? Ini Penjelasan Wagub Taj Yasin

"Jadikanlah warisan para pendahulu ini sebagai cara kalian menjalankan tugas sebagai Duta Pancasila."

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved