Berita Banyumas

Bupati Banyumas Jadi Bapak Asuh 5 Bayi Stunting Per Bulan, Siap Rogoh Kocek Pribadi

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono siap merogoh kocek pribadi untuk menekan kasus stunting. Sadewo bakal menjadi orangtua asuh lima bayi stunting.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
BAHAS STUNTING - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberi pernyataan soal angka prevelensi stunting Banyumas mencapai 19,6 persen hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (15/7/2025). Untuk menekan angka stunting, Sadewo akan membantu menjadi orangtua asuh lima bayi stunting setiap bulan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono siap merogoh kocek pribadi untuk membantu menekan kasus stunting di Banyumas.

Sadewo berkomitmen menjadi orangtua asuh bagi lima bayi stunting setiap bulannya.

Komitmen ini disampaikan Sadewo dalam acara Diseminasi Stunting di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (15/7/2025).

"Ini sukarela, tidak ada paksaan. Saya ikhlas."

"Bentuknya bisa dukungan nutrisi atau pelatihan dari dinas terkait."

"Tapi, yang pasti, setiap bulan lima anak saya dampingi," kata Sadewo.

Baca juga: Angka Stunting Banyumas Turun tapi Bupati Sadewo Sentil Perguruan Tinggi yang Belum Berpartisipasi

Sadewo  mengatakan, dukungan ini sepenuhnya berasal dari uang pribadi, bukan dari APBD.

Dia ingin, keputusannya menjadi contoh nyata bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

Apabila mengikuti skema Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), alokasi anggaran per anak mencapai Rp2,7 juta untuk 6 bulan.

Maka, komitmen Bupati Sadewo diperkirakan bernilai Rp13,5 juta per bulan, atau Rp81 juta selama enam bulan.

Gerakan Genting menjadi satu di antara program unggulan Kabupaten Banyumas dalam menurunkan stunting. 

Pendekatannya bukan hanya bersifat bantuan langsung tetapi juga menyasar perubahan pola asuh, edukasi gizi, dan intervensi dini terhadap keluarga berisiko tinggi.

Angka Stunting Turun

Sementara itu, angka stunting di Banyumas turun dalam dua tahun terakhir. 

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting di Banyumas berada pada angka 20,9 persen. 

Baca juga: Senangnya Satria Masuk Sekolah Rakyat Baturraden Banyumas, Asrama Jauh Lebih Layak dari Rumah

Setahun berselang, angka itu turun menjadi 19,6 persen menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved