OTT KPK di Sumut

Tak Sia-sia Penyidik Panjat Pagar Geledah Rumah Topan Ginting, Temukan Uang Rp 2,8 M dan Senjata Api

penyidik memanggil ahli kunci untuk membuka gembok pagar. Karena tak berhasil, gembok dibuka paksa menggunakan obeng.

Editor: Rustam Aji
dok. KPK
TEMUAN DI RUMAH TOPAN - Pistol dan senapan angin, serta uang Rp 2,8 miliar dari penggeledahan di rumah Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara Topan Obaja Putra Ginting (TOP) pada hari ini, Rabu (2/7/2025).  

Koper itu berwarna biru muda, dongker, dan hitam. Selain itu, ada dua kardus dan satu tas tenteng berwarna biru.

Sehari sebelumnya, KPK menggeledah kantor Dinas PUPR Sumut dan sebuah rumah di Jl Busi, yang disebut-sebut kantor sementara Topan Ginting.

Kasus ini terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut dan Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumut. 

Informasi ihwal perkara tersebut diperoleh melalui warga yang mengeluh kondisi infrastruktur di sana.

Baca juga: Dirjen PAS Cek Progres Pembangunan BLK dan Program Ketahanan Pangan di Lapas Nusakambangan

Kronologi Penggeledahan

Saat penggeledahan, penyidik KPK berupaya masuk dengan memanggil dari luar, tetapi tidak mendapat respons.

Sejumlah penyidik KPK dan petugas kepolisian akhirnya memanjat pagar rumah untuk masuk ke dalam area properti mewah tersebut.

"KPK masih di luar dan menunggu orang rumah Topan," ujar salah satu petugas berseragam.

Tak lama kemudian, penyidik memanggil ahli kunci untuk membuka gembok pagar. Karena tak berhasil, gembok dibuka paksa menggunakan obeng. Setelah itu, seluruh tim penyidik KPK berhasil masuk dan memulai penggeledahan. Sejumlah polisi bersenjata tampak berjaga di depan pintu rumah.

Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi soal ditemukannya uang sebanyak Rp 2,8 miliar di rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Sumut nonaktif Topan Obaja Ginting.

Bobby mengaku tak tahu menahu soal adanya uang di rumah Topan Ginting tersebut. 

"Ya kalau itu saya tidak tahu," ucapnya saat diwawancarai, di Kantor Gubernur Sumut, kamis (3/7/2025), dilansir Tribun Medan. (tribunnews/erik s)

 

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved