Minggu, 19 April 2026

SPMB Banyumas

Rangkuman Kendala Masa Pendaftaran SPMB Banyumas, Server Down Paling Bikin Emosi Orangtua Murid

SPMB Banyumas 2025 mengalami sejumlah kendal. Berikut rangkuman persoalan yang muncul hingga membuat sekolah kelimpungan dan orangtua emosi.

Penulis: rika ira | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
SPMB BANYUMAS - Petugas SPMB SMPN 2 Purwokerto mengecek server pendafataran, Selasa (24/6/2025). Verifikasi dokumen siswa peserta SPMB di sekolah tersebut tersendat lantaran server lemot bahkan down. 

Calon murid kehilangan waktu mendaftar karena menunggu verifikasi berkas yang tak kunjung rampung.

Bahkan, ada calon murid yang menunggu verifikasi berkas hingga lebih dari 24 jam.

Baca juga: Catat Tanggal Penting SPMB Banyumas 2025: Pendaftaran Bisa Dilakukan Dini Hari

Begitu juga calon murid baru yang berniat mencabut berkas, tak kunjung mendapat persetujuan pencabutan berkas.

Hal ini terjadi lantaran sekolah kesulitan melakukan verifikasi berkas calon murid yang masuk karena tak bisa mengakses laman SPMB Banyumas.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia SPMB SMPN 2 Purwokerto, Eko Yudi Supriyanto, di hari kedua pendaftaran.

"Hari pertama, sistem sempat down selama lima menit." 

"Hari ini (Selasa), hampir 90 persen data siswa masuk secara bersamaan," jelas Eko ditemui di SMPN 2 Purwokerto, Selasa (24/6/2025).

Gangguan ini membuat proses verifikasi data hingga pencabutan berkas tertunda dan menyebabkan antrean. 

3. Aturan Batas Usia Calon Siswa

Panitia SPMB Banyumas mematok batas usia maksimal calon murid yang bisa mendaftar adalah 15 tahun per 1 Juli 2025.

Anak berumur 15 tahun akan diprioritaskan untuk diterima di sekolah yang dituju sebagai bagian dari upaya menekan angka anak tidak sekolah.

Sayang, kebijakan ini tak sepenuhnya tersosilisasikan kepada masyarakat.

Banyak orangtua yang memprotes dan mengadu, peringkat anak mereka terus melorot karena masuknya data calon siswa berumur lebih tua.

Padahal, secara nilai, anak orangtua yang memprotes, lebih bagus.

"Mau daftar telat pun, dalam artian daftar di hari ke 2 tapi kalo umurnya 13 tahun, otomatis jadi peringkat di atas."

"Ini di sekolah daerahku, padahal udah ada keterangan dom sebaran penuh tapi yang umur 13 tahun terus menggeser yang umur 12."

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved