Berita Semarang
21 Ribu Warga Semarang Kehilangan BPJS BPI, Pemkab Prioritaskan Warga Miskin dan Berpenyakit Kronis
Sebayak 21.158 warga Kabupaten Semarang kehilangan hak mereka mendapat layanan kesehatan gratis lewat BPJS BPI. Pemkab Semarang langsung bertindak.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Dari 21 ribu peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan di Kabupaten Semarang, sebagian sudah diaktifkan kembali.
Namun proses seleksi ketat tetap dilakukan agar bantuan tepat sasaran.
Istichomah menyoroti kesadaran masyarakat dalam memperbarui data, termasuk melaporkan kematian anggota keluarga dan mendaftarkan bayi yang baru lahir dari ibu penerima PBI JK.
"Bayi dari peserta PBI JK otomatis bisa terdaftar tapi hanya dalam waktu tiga bulan sejak lahir."
"Kalau lewat, statusnya langsung nonaktif sehingga harus cepat dilaporkan dengan akta dan KK terbaru," kata dia. (*)
| UIN Walisongo Warning Oknum Dosen 'Chat Cabul': Sanksi Terberat Adalah Pemecatan |
|
|---|
| AKBP Basuki Dituntut 5 Tahun Penjara, Dinilai Lakukan Pembiaran Hingga Dosen Untag Semarang Tewas |
|
|---|
| Dosen 'Bergitar' UIN Walisongo Diduga Kirim Chat Cabul ke Mahasiswi, PSGA Janji Kawal Kasus |
|
|---|
| Dosen UIN Walisongo Semarang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kampus Terjunkan Tim Investigasi |
|
|---|
| Pemkot Semarang Janji Bakal Lakukan Penanangan Darurat Talud Ambles Sungai Cilandak Kalibanteng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Ilustrasi-Kartu-Indonesia-Sehat-KIS-ilustrasi-bpjs-1.jpg)