Berita Banyumas
Orangtua Protes Ribetnya Proses Mendaftarkan Anak Sekolah di Banyumas
Orang tua siswa di Banyumas keluhkan ribetnya proses pendaftaran sekolah. Dinas Pendidikan berterima kasih atas masukan dan ajak warga berpartisipasi.
Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Seorang warga yang merupakan orang tua siswa di Kabupaten Banyumas menyuarakan keluh kesahnya mengenai rumitnya proses pendaftaran sekolah saat ini.
Aduan yang disampaikan pada Rabu (11/6/2025) tersebut menyoroti beban ganda yang dirasakan para orang tua, yaitu biaya sekolah dan prosedur pendaftaran yang dianggap tidak efisien.
Aduan ini ditanggapi secara diplomatis oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas.
Baca juga: Mengapa Sekolah Madrasah Negeri MAN, MTsN, MIN di Banyumas Berbayar?
Dalam pesannya yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan hingga Menteri Pendidikan, pelapor meminta agar anak-anak Indonesia tidak dipersulit untuk bersekolah dengan proses yang berbelit-belit.
Ia mengungkapkan rasa frustrasi yang dirasakan banyak orang tua.
"Sudah pusing orang tua mikir biaya masuk sekolah masih di tambah UNFAEDAH nya metode pendaftaran yang ribed, trim," tulisnya.
Penggunaan kata "unfaedah" (tidak bermanfaat) menunjukkan tingkat kekecewaan yang mendalam terhadap sistem pendaftaran yang berlaku, yang dinilai hanya menambah beban di tengah kekhawatiran mengenai biaya pendidikan.
Menanggapi curahan hati tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas memberikan jawaban yang mengapresiasi masukan dari warga.
Pihak dinas menyatakan akan terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik.
"Kami tentu mengupayakan pelayanan pendidikan yang maksimal untuk siswa/i," tulis admin Dindik.
Alih-alih memberikan jawaban teknis mengenai penyederhanaan sistem, Dindik justru mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Banyumas.
"Mohon partisipasinya untuk selalu membersamai meningkatkan kualitas layanan pendidikan khususnya di Kab. Banyumas. Maturnuwun," tutupnya.
Meskipun keluhan warga telah direspons, publik, khususnya para orang tua siswa, kini menantikan apakah masukan mengenai kerumitan sistem pendaftaran ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan nyata pada periode pendaftaran di masa mendatang.
| Gempa Gunung Slamet Naik 10 Kali Lipat, BPBD Banyumas Ajak 4 Daerah Lain Rakor Bareng Badan Geologi |
|
|---|
| Berharap Kasus Berjalan Objektif, Tribhata Banyumas Laporkan Penganiyaan pada Mahasiswa D ke DPR RI |
|
|---|
| Tak Mau Warga Pulang Tanpa Obat saat Berobat, Wabup Banyumas Ingatkan Pentingnya Disiplin Susun RKO |
|
|---|
| Pelaku Jelas, Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Mahasiswa Purwokerto Minta Segera Ada Tersangka |
|
|---|
| Unsoed Buka Fakta Baru Kasus Penyekapan: Korban Dilaporkan sebagai Pelaku Kekerasan Seksual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250612-Mendaftar-Sekolah-di-Banyumas.jpg)