Berita Cilacap

Lapas Pasir Putih Nusakambangan Cilacap Jadi Saksi, 5 Napiter Ucap Setia kepada NKRI

Lima napiter di Nusakambangan, Cilacap, Selasa (15/4/2025), mengucap ikrar kembali ke NKRI.

Editor: rika irawati
Istimewa/Dok Kemenkumham
CIUM MERAH PUTIH - Ilustrasi. Napi teroris atau napiter Lapas Karanganyar Nusakambangan Cilacap mencium bendera merah putih saat mengucap ikrar kesetiaan NKRI, Rabu (8/2/2023). Lima napiter di Nusakambangan, Selasa (15/4/2025), mengucap ikrar kembali ke NKRI. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Aula Lapas Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, menjadi saksi kembalinya lima narapidana kasus terorisme di Pulau Nusakambangan ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kelima napiter tersebut mengucapkan ikrar setia kepada NKRI dalam upacara yang digelar Selasa (15/4/2025).

Selain membacakan ikrar, mereka juga turut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, dan penghormatan serta mencium bendera Merah Putih. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Eddy Hartono mengatakan, ikrar ini bukan hanya simbol tetapi juga komitmen moral yang harus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

"Kelima napi terorisme ini adalah saudara-saudara kita."

"Mereka menyatakan ikrar dengan ikhlas dan tulus, mereka sadar mereka melakukan hal yang salah, apabila bebas akan mengubah semuanya," kata Eddy di Dermaga Wijayapura, Cilacap, usai menjadi inspektur upacara, Selasa. 

Baca juga: 4 Napiter Lapas Kedungpane Semarang Bebas, Dipastikan Sudah Ucap Ikrar Kembali ke NKRI

Eddy mengatakan, kelima napiter tersebut merupakan anggota Jamaah Anshoru Daulah (JAD) dan Jamaah Islamiyah (JI).

Mereka masing-masing berinisial IA (anggota JAD Sulteng), AT (JAD Gorontalo), PS (7 JI Lampung), HR (JI Lampung), dan NS (JAD Solo). 

Mereka divonis penjara antara tiga sampai 17 tahun. 

Eddy mengatakan, kembalinya lima napiter ke pangkuan Ibu Pertiwi merupakan keberhasilan program deradikalisasi yang merupakan kolaborasi Lapas Nusakambangan bersama BNPT, Densus 88, dan stakeholder terakait. 

Setelah kembali ke pangkuan NKRI, lima napiter ini diharapkan dapat menjalani sisa masa pidana dengan semangat baru, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat. 

115 Napiter di Nusakambangan

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jateng Kunrat Kasmiri mengatakan, total ada 115 napi terorisme yang mendekam di Nusakambangan

"Di Nusakambangan, ada 115 napiter, sekitar 50-an sudah ikrar setia kepada NKRI."

"Target kami, seluruh yang di Nusakambangan dapat kembali ke Ibu Pertiwi," kata Kunrat. 

Baca juga: Kemenkumham Pindahkan 9 Napiter dari Rutan Mako Brimob Cikeas ke Nusakambangan 

Narapidana yang hari ini berikrar mendekam di lapas dengan sistem keamanan super maximum security. 

Rinciannya, empat di Lapas Kelas IIA Pasir Putih dan satu narapidana dari Lapas Kelas I Batu. 

Setelah kembali ke pangkuan NKRI, secara bertahap, mereka akan dipindahkan dari lapas dengan super maximum security ke tingkat yang lebih rendah. (Kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Momen Haru di Nusakambangan: Lima Napiter Cium Merah Putih dan Ikrar Setia pada NKRI".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved