Mudik Lebaran 2025

Polda Jateng Terapkan One Way Lokal di Kondisi Tertentu, Simak Detailnya

Polda Jateng menyiapkan penerapan skema one way lokal di ruas tol tertentu, termasuk Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.

ist/dok polda jateng
ONE WAY TOL - Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sony Irawan (kanan) melakukan koordinasi lapangan bersama pihak Jasa Marga dan BUJT Tol Dalam Kota A, B, C pada Sabtu (22/3/2025) di Posko Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Polda Jateng menyiapkan skema one way lokal jika terjadi kepadatan di jalan tol. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah atau Polda Jateng menyiapkan penerapan skema one way lokal di ruas tol tertentu, termasuk Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kendaraan pada mudik Lebaran 2025.

Polda Jateng memastikan kesiapan strategi lalu lintas guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Guna menyiapkan strategi tersebut, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sony Irawan, melakukan koordinasi lapangan bersama pihak Jasa Marga dan BUJT Tol Dalam Kota A, B, C pada Sabtu (22/3/2025) di Posko Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. 

Baca juga: Tetap Wajib Tap Kartu. Tol Klaten-Prambanan Gratis saat Mudik Lebaran 2025

Berdasarkan laporan hingga Sabtu siang, kondisi arus lalu lintas di lima jaringan jalan utama Jawa Tengah masih dalam kategori landai dan terkendali, baik di jalur arteri maupun jalan tol.

Untuk Tol Trans Jawa, berdasarkan Traffic Accounting di Gerbang Tol Kalikangkung, volume kendaraan masih di bawah 2.000 per jam, yang masuk dalam kategori aman dan lancar.

Jumlah lintasan tertinggi tercatat pada pukul 11.00–12.00 WIB, dengan total 1.378 kendaraan.

"Kami telah menyiapkan langkah-langkah eskalasi sesuai kondisi di lapangan."

Baca juga: Mau Mudik? Titipkan Kendaraan di Mapolres Kebumen Parkir Luas Aman dan Gratis

"Jika jumlah lintasan kendaraan masih di bawah 2.000 per jam, delapan gerbang tol dari arah Jakarta tetap dibuka."

"Jika meningkat tetapi masih di bawah 3.000, kami menambah tujuh gardu satelit dan enam petugas mobile reader untuk mempercepat transaksi di gerbang tol," jelas Kombes Pol Sony Irawan.

Lebih lanjut, apabila jumlah kendaraan per jam melebihi 3.000 dan masuk kategori padat, petugas mobile reader akan ditambah menjadi 12 orang.

Pihaknya juga akan mengerahkan tim urai kemacetan yang melakukan penarikan arus dan pengaturan untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak.

Sebagian kendaraan juga akan dikeluarkan di gerbang tol Kaliwungu Kendal untuk mengurangi kepadatan.

Jika lonjakan kendaraan bertahan di atas 3.000 kendaraan perjam selama tiga jam berturut-turut, langkah darurat akan dilakukan dengan membuka seluruh gerbang tol Kalikangkung, menambah 10 gardu satelit, dan mengerahkan 15 petugas mobile reader.

Selain itu, skema one way lokal akan diberlakukan dari KM 429 tol dalam kota hingga KM 442 Bawen guna mempercepat distribusi arus kendaraan.

"Untuk pelaksanaan one way lokal akan menunggu instruksi dari Dirlantas Polda Jateng," tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved