Berita Jateng

Janji Wakapolda Jateng Seusai Dilantik: Bersih-bersih Anggota Polisi Pelaku Pelanggaran

Wakapolda Jateng Kombes Latif Usman berjanji membersihkan anggota yang terbukti melakuka pelanggaran setelah banyaknya kasus yang menjerat polisi.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLDA JATENG
SUMPAH JABATAN - Kombes Latif Usman mengucap sumpah jabatan saat dilantik sebagai Wakapolda Jateng di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (18/3/2025). Latif menggantikan Irjen Agus Suryonugroho yang mendapat tugas baru sebagai Kakorlantas Mabes Polri, Mapolda Jateng. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Wakapolda Jateng) Kombes Pol Latif Usman berjanji membersihkan anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.

Latif mengatakan, anggota Polri harus menjadi pelindung dan pengayom masyarakat.

Hal ini disampaikan Latif seusai dilantik dan mejalani serah terima jabatan (sertijab) di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Selasa (18/3/2025).

"Ya, tentunya menjadi tugas saya sebagai Wakapolda untuk mendalami betul-betul permasalahan anggota di Polda Jateng," katanya.

Baca juga: Brigadir AK Belum Tersangka Kasus Dugaan Pembunuhan Bayi 2 Bulan, Polda Jateng Masih Cari Alat Bukti

Janji Latif tersebut disampaikan setelah mencuat beberapa kasus yang menjerat anggota Polda Jateng.

Kasus tersebut di antaranya, penembakan siswa di Semarang dengan tersangka Robig Zaenudin, anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes, November 2024 lalu.

Kasus ini mendapat perhatian publik lantaran satu di antara tiga korban, Gamma Rizkynata Oktafandy atau GRO, meninggal dunia.

Kemudian, kasus dua polisi pemeras sejoli, akhir Januari 2025. 

Dalam kasus ini, dua polisi, masing-masing Aiptu Kusno (46), anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, dan Aipda Roy Legowo (38), anggota Samapta Polsek Tembalang, ditetapkan sebagai tersangka.

Ada juga kasus enam polisi yang melakukan intervensi pada band punk Sukatani. 

Intervensi juga dilakukan Aipda IR dalam kasus salah tangkap pencari bekicot di Grobogan, Kusyanto.

Terbaru, Brigadir AK, dilaporkan kekasihnya karena diduga membunuh bayi mereka yang masih berumur dua bulan.

"Kami akan meminimalkan pelanggaran oleh para anggota," kata Latif.

Mantan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya ini juga akan berfokus menangani arus mudik Lebaran 2025. 

Dia mengatakan, bakal langsung bekerja menyiapkan personel, saran, dan prasarana. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved