Berita Jateng
Hari Pertama 'Ngantor', Arahan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Percepatan Infrastruktur
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, memulai hari pertamanya berkantor di Kantor Gubernur Jateng, Senin (3/3/2025).
Penulis: budi susanto | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, memulai hari pertamanya berkantor di Kantor Gubernur Jateng, Senin (3/3/2025).
Ia langsung menggelar rapat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Rapat ini bertujuan untuk mempercepat akselerasi program serta mengintegrasikan kebijakan dari tingkat pusat hingga desa.
Baca juga: Kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Soal PHK di Sritex Sukoharjo: Kami Siapkan BLK
Dalam arahannya, Gubernur Luthfi menegaskan bahwa infrastruktur menjadi fokus utama pemerintahannya.
Ia menekankan pentingnya perbaikan jalan, terutama menjelang arus mudik Lebaran, mengingat Jawa Tengah merupakan jalur utama perlintasan pemudik.
"Perbaikan jalan harus dituntaskan agar pada saat mudik, Jawa Tengah dapat memberikan layanan maksimal bagi para pemudik," ujar Luthfi, saat ditemui awak media di kompleks Kantor Pemprov Jateng, Senin (3/3/2025).
Luthfi menyebut, meskipun Jalan Tol Trans Jawa telah tersedia, jalur aglomerasi di eks karesidenan Jateng tetap menjadi prioritas.
Baca juga: Hari ke-5 Ikuti Retret, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tekankan Pentingnya Kebersamaan Bangun Daerah
Ia mencontohkan perbaikan akses jalan dari Brebes hingga Kendal di wilayah eks Karesidenan Pekalongan serta beberapa wilayah lainnya.
"Perbaikan jalur ini bertujuan agar pemudik lebih nyaman melintas di jalan provinsi yang ada di Jateng, tidak hanya untuk kepentingan nasional tetapi juga kenyamanan pemudik secara regional," imbuhnya.
Infrastuktur Pendidikan
Selain infrastruktur jalan, ia juga menyoroti pentingnya pembenahan infrastruktur pendidikan.
Saat ini, terdapat sekitar 2.600 sekolah di Jateng yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan memerlukan perhatian lebih lanjut.
"Infrastruktur sekolah harus dibenahi agar kualitas pendidikan di Jawa Tengah semakin meningkat," tambahnya.
Tak hanya itu, Luthfi juga menekankan optimalisasi infrastruktur pertanian guna mendukung program swasembada pangan.
Infrastruktur seperti embung, waduk, dan irigasi harus dimaksimalkan agar sektor pertanian dapat berkembang secara berkelanjutan.
Selain itu, ia juga menyoroti peningkatan infrastruktur sumber daya manusia sebagai bagian dari visi menuju Indonesia Emas 2045. (*)
Baca juga: Strategi Gubenur Anyar Jateng Ahmad Luthfi Perbaiki Jalan Rusak, Butuh Rp208 Miliar
| Dilepas Komunitas Gowes, Mbah Pugianto dari Klaten ke Makkah Naik Sepeda |
|
|---|
| Seribu Lebih Warga Tegal Derita HIV AIDS, Penularan Banyak dari Komunitas Gay |
|
|---|
| OJK Periksa Dugaan Investasi Bodong Eks Pegawai Mandiri Taspen Purwokerto |
|
|---|
| 210 Sekolah Swasta dan Madrasah di Wonosobo Siap Tampung Siswa Tak Lolos SPMB Negeri |
|
|---|
| Banyak Warga Jepara Ogah Bayar Pajak Kendaraan, Petugas Tagih Door to Door |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gubernur-jateng-ahmad-luthfi-memberikan-keterangan-usai-rakor-bersama-opd.jpg)