Sabtu, 18 April 2026

Berita Banyumas

Imbas Harga Mahal, Cabai Rusak Gagal Panen Jadi Incaran Warga di Banyumas

Sebagian warga di Purwokerto, Banyumas lebih memilih membeli cabai yang kondisinya rusak.

Permata Putra Sejati/TribunBanyumas.com
Seorang petani cabai menunjukan hasil panen gagal di Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Senin (16/12/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebagian warga di Purwokerto, Banyumas lebih memilih membeli cabai yang kondisinya rusak.

Hal itu dilatarbelakangi harganya yang jauh lebih murah.

Harga cabai di Kabupaten Banyumas mulai meroket sejak sepekan terakhir.

Baca juga: Petani Cabai Banyumas Gagal Panen akibat Hujan, Modal Awal Rp30 Juta Per Hektare Melayang

Cabai tersebut kondisinya tidak segar dan mulai mengering.

Seorang pedagang cabai di Pasar Wage Purwokerto, Jamilun (55) mengatakan, pedagang setempat menyebut cabai rusak itu dengan istilah "sambelan" atau untuk membuat sambal.

"Cabai sambelan ini termasuk cabai yang rusak."

"Kalau harga cabai sedang tinggi, cabai sambelan ini laku, tapi kalau harganya sedang normal ya tidak laku," ungkap Jamilun kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (17/12/2024).

Baca juga: Harga Cabai di Cilacap Terus Turun, Pengaruh Tahan Laju Inflasi

Cabai merah kriting saat ini harganya mencapai Rp48 ribu perkilogram.

Sedangkan cabai sambelan harganya hanya Rp24 ribu sampai Rp25 ribu perkilogram.

"Sejak kenaikan harga cabai sekitar seminggu terakhir, banyak yang mencari cabai sambelan karena harganya jauh lebih murah," katanya.

Pedagang cabai lain Umiyati (61) mengatakan, normalnya harga cabai merah kriting dan rawit berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram.

"Sekarang harganya Rp45 ribu sampai Rp50 ribu perkilogram. 

Kenaikan ini membuat jumlah pembeli berkurang," imbuhnya.

Adapun kenaikan harga cabai diperkirakan karena menjelang memasuki libur Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: Identitas 2 Korban Tewas, Sopir dan Kernet Truk Cabai di Kecelakaan 3 Truk di Jatilawang Banyumas

Selain itu, cuaca esktrem juga turut mempengaruhi.

Gagal Panen

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved