Rabu, 6 Mei 2026

Berita Jateng

Penembakan Guru Madrasah di Jepara, Polisi Tangkap Pelaku

Polres Jepara menangkap pelaku penembakan guru madrasah asal Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.

Tayang:
Tito Isna Utama/TribunBanyumas.com
Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Yorisa memberikan keterangan terkait kasus penembakan seorang guru. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Polres Jepara menangkap pelaku penembakan guru madrasah asal Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. Penembakan dilakukan pelaku menggunakan airgun.

Kabar penangkapan pelaku dibenarkan Kapolres  Jepara.

Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pelaku.

Baca juga: Guru Madrasah di Mayong Jepara Ditembak Saat Hendak Jemput Anak Sekolah

"Ya sudah di tahan," kata Kapolres Jepara kepada Tribun, Selasa (26/11/2024).

Sementara, Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Yorisa Prabowo menyampaikan, bahwa identitas pelaku yaitu MMR (34) warga Desa Gemiring, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Polisi berhasil mengamanakan beberapa barang bukti berupa senjata Airgun merk Colt Defender series 90 yang dibeli secara online sekira 2-3 tahun.

Baca juga: 5 Akun Bodong Sebar Hoaks dan Kampanye Hitam di Jepara Selama Kampanye Pilkada

Polisi juga mengamankan 1 unit mobil Toyota Camry warna hitam dengan nopol K-41-AH yang dikendarai pelaku saat melakukan penembakan kepada korban.

Kemudian, satu kendaraan bermotor milik korban yakni Vario merah 125 CC dengan nopol K-3009-EQ dalam kondisi terbakar. 

"Pelaku sudah kami amankan, sudah kami periksa secara maraton, tadi malam alat bukti dan barang bukti sudah diamankan," kata AKP Yorisa Prabowo kepada Tribun.

Untuk alasan pelaku berani menembak korban, lantaran tersingung dengan cara melihat korban kepada pelaku.

"Motif pelaku menembak korban yakni karena merasa tersinggung."

"Pelaku merasa tidak senang dengan cara melihat korban seakan menantang tersangka," ujarnya.

Dari keterangan, pelaku dan korban sudah saling kenal namun tidak terlalu dekat.

"Mereka saling mengenal," ujarnya.

Kronologi Kejadian

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved