Pilgub Jateng 2024
Sempat Panas saat Debat Pilgub Jateng, Kedua Paslon Saling Minta Maaf seusai Acara
Debat Pilgub Jateng ronde ketiga, Rabu malam, sempat memanas. Meski begitu, kedua paslon saling meminta maaf seusai acara.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Debat Pilgub Jateng putaran ketiga atau debat terakhir, Rabu (20/11/2024) malam sempat memanas lantaran masing-masing pasangan calon (paslon) menuding lawan tendensius dan berhalusinasi.
Namun, seusai debat, kedua pihak mengaku meminta maaf untuk menjaga suasana tetap kondusif dan damai.
Seperti yang dilakukan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 1, Hendrar Prihadi yang meminta maaf kepada Cawagub pasangan nomor urut 2, Taj Yasin.
Hendi, sapaan Hendrar Prihadi, meminta maaf selepas berdebat sengit dengan Taj Yasin sampai menyinggung soal program yang tidak hanya berhalusinasi.
"Saya sempat kaget pada saat Taj Yasin mengatakan saya terlalu tendensius. Saya sama sekali mencoba mengikuti debat sesuai aturan dan etika," katanya selepas debat di Muladi Dome, Undip Semarang, Rabu malam.
Baca juga: Debat Pilgub Jateng: Kurang Greget!
Pihaknya sama sekali tak ingin menyinggung perasaan pasangan nomor urut 2.
"Kita paham situasi debat memunculkan tensi tinggi. Makanya, tadi (selepas debat), saya sudah minta maaf," ungkapnya.
Sementara, Cagub nomor urut 1, Andika Perkasa, mengatakan, pihaknya tidak mau memberikan janji-janji yang ujungnya tidak bisa dilakukan.
Dia juga menyadari, maju Pilgub Jateng dalam kondisi berangkat dari ketertinggalan.
"Kami jauh sekali (dibandingkan pasangan lain) namun kami tetap berusaha memperbaiki dari survei ke survei," ucapnya.
Baca juga: Tak Gelar Kampanye Akbar, Ini Jurus Pamungkas Bambang Pacul untuk Pilgub Jateng
Di waktu yang tersisa sebelum pencoblosan tiba, dia akan memperbaiki pendekatan ke warga Jateng meksipun tidak sempurna karena keterbatasan logistik.
"Kami terus berusaha dengan sisa waktu yang ada. Nanti, hasilnya, kami serahkan ke masyarakat Jateng yang menentukan," bebernya.
Optimis Terjadi Rekonsiliasi seusai Coblosan
Sementara itu, Cagub nomor urut 1, Ahmad Luthfi meyakini, setelah kontestasi Pilgub Jateng akan terjadi rekonsiliasi sehingga pihaknya degan pasangan 01 tetap memiliki rasa persahabatan.
"Beginilah demokrasi. Perbedaan itu bukan musuh tetapi rahmat untuk kebaikan warga Jateng," katanya.
Sementara, Cawagub 02 Taj Yasin menilai, debat Pilgub Jateng yang terakhir dilakukan untuk memastikan keyakinan warga Jateng menentukan pilihan.
"Semua itu sudah kami lakukan, tinggal serahkan ke Allah SWT," tandasnya. (*)
| Sidang Gugatan Pilgub Jateng 2024 di MK Dihentikan, KPU Batal Sampaikan Keterangan |
|
|---|
| Sidang Andika-Hendi terkait Pencabutan Perkara Pilgub Jateng Digelar MK Hari Ini |
|
|---|
| Hadapi Sengketa di MK, KPU Yakin Bisa Buktikan Tak Ada Pelanggaran TSM di Pilgub Jateng |
|
|---|
| Sidang Sengketa Pilgub Jateng 2024: Kedekatan Presiden RI Ke-7 Joko WIdodo dan Ahmad Luthfi Disoal |
|
|---|
| Gugatan Andika-Hendi di Pilkada Jateng Diyakini Tidak Berlanjut ke Pokok Perkara di MK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Debat-pilgub-jateng-terakhir-paslon-pilgub-jateng.jpg)