Selasa, 28 April 2026

Pilbup Kudus 2024

Visi Misi Pasangan Samani-Bellinda di Pilkada Kudus: Stabilkan Harga Sembako dan Tekan Pengangguran

Calon bupati dan wakil bupati Kudus Samani-Bellinda menyampaikan visi dan misi terkait Kudus sebagai kota layak huni dan bermartabat.

Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MASUM
Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Kudus mengikuti debat Pilkada Kudus yang digelar di Majesty Palace Ballroom Hotel Griptha, Rabu (13/11/2024). Setiap pasangan berkesempatan mengungkapkan visi dan misi jika terpilih sebagai bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Kudus 2024. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Gejolak harga kebutuhan pokok di pasaran serta angka pengangguran yang tinggi menjadi sorotan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kudus nomor urut 01, Samani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton.

Mereka pun bertekad menekan dan memberikan solusi atas dua persoalan tersebut jika menjadi pemenang Pilkada Kudus 2024.

Hal ini disampaikan Samani-Bellinda saat debat Pilkada Kudus yang digelar di Majesty Palace Ballroom Hotel Griptha Kudus, Rabu (13/11/2024).

Debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus ini mengangkat tema "Membangun Kudus Sebagai Kota Religius yang Layak Huni dan Bermartabat,".

Dalam debat tersebut, dua pasangan calon peserta Pilbup Kudus mendapat kesempatan menyapaikan visi misi, program kerja, menjawab pertanyaan panelis, dan adu argumentasi mengenai persoalan yang dilemparkan.

Pilkada Kudus 2024 diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni pasangan nomor urut 01 Samani-Bellinda dan pasangan nomor urut 02 Hartopo-Mawahib.

Baca juga: Pensiunan Guru di Kudus Tewas Bersimbah Darah di Lantai Kamar, Sang Anak Malah Asyik Bermain HP

Saat menyampaikan visi dan misi di segmen pertama, pasangan Samani-Bellinda mengungkap inflasi di Kudus yang mencapai 2,19 persen pada tahun 2023.

Hal ini terjadi karena fluktuasi harga bahan pokok kebutuhan sehari-hari.

Gejolak harga ini, kata Samani, akan mempengaruhi kehidupan masyarakat. 

Selain inflasi, Samani juga menyoroti angka pengangguran di Kudus yang masih di angka 3,21 persen. 

Angka tersebut menunjukkan masih banyaknya warga Kudus yang belum mendapatkan pekerjaan. 

Hal ini perlu program nyata supaya angka pengangguran di Kota Kretek bisa ditekan. 

"Infrastruktur jalan rusak 35 persen, lampu mati, masih sekitar 50 persen. Ini jadi catatan kami bersama," terangnya. 

Persoalan Kesehatan dan Pendidikan

Samani yang juga mantan Sekda Kudus itu juga menyoroti persoalan kesehatan, pendidikan, hingga lingkungan hidup di Kudus.

Dia berjanji menyelesaikan persoalan terkait layanan kesehatan yang harus lebih dekat masyarakat. Termasuk, persoalan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga persoalan Jasa Raharja. 

Baca juga: Pengusul Hak Interpelasi Bertambah, Giliran PDIP Pertanyakan Netralitas Pj Bupati Kudus

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved