Misteriusnya Kapal Mary Celeste yang Berlayar Tanpa Awak dan Misteri Hilangnya Kapten Briggs
Peristiwa paling misterius terjadi saat kapal Mary Celeste ditemukan di tengah laut dengan pasokan lengkap tapi tanpa satu orang pun di dalamnya
Di sana, pengadilan angkatan laut Inggris mengadakan sidang untuk menentukan apakah awak kapal Dei Gratia sebagai penyelamat berhak atas pembayaran asuransi milik Mary Celeste.
Jaksa agung yang bertanggung jawab atas sidang tersebut, Frederick Solly-Flood curiga ada kerusakan di kapal dan melakukan penyelidikan.
Setelah lebih dari tiga bulan diperiksa, pengadilan tidak menemukan bukti tindak kejahatan. Akhirnya, para penyelamat menerima pembayaran meski hanya seperenam dari 46.000 dollar AS (setara Rp 709.522.400 saat ini) uang asuransi Mary Celeste.
Ini menunjukkan pihak berwenang tidak sepenuhnya yakin awak kapal Dei Gratia tidak bersalah.
Mary Celeste lalu berganti pemilik dan tetap beroperasi. Pemilik terakhirnya, Kapten GC Parker sengaja menabrakkan kapal ke terumbu karang dekat Haiti untuk menipu perusahaan asuransi pada 1885.
Kapal tersebut gagal tenggelam sehingga pihak berwenang menemukan rencananya. Namun, Mary Celeste rusak parah dan ditinggalkan menjadi terumbu karang di sana.
Dugaan hilangnya Kapten Briggs Ahli oseanografer fisik di Woods Hole Oceanographic Institution di Massachusetts, Phil Richardson yang terlibat dalam penyelidikan kapal Mary Celeste mengungkapkan, kapal itu tidak rusak saat ditinggalkan di tengah perairan.
"Kapal itu tidak kebanjiran atau rusak parah. Awak kapal yang menemukannya (kemudian) mengarunginya, jadi kondisinya sangat baik," tutur dia.
Saat mewawancarai keturunan Kapten Briggs pemilik Mary Celeste, Arthur Briggs memaparkan bahwa ia mengetahui kapten sangat berpengalaman dan dihormati.
Ia menilai, tindakan Briggs pasti rasional.
Pembuat dokumenter kapal itu, Anne MacGregor lalu melakukan analisis kondisi yang dialami Mary Celeste saat berlayar bersama awak kapalnya yang hilang.
Kesimpulannya, kapal itu terombang-ambing di laut karena hanyut tanpa kru yang mengendalikan. "Kami menemukan bahwa kapal itu pada dasarnya berlayar sendiri," kata Richardson.
Mereka menduga kapten memerintahkan kapal itu ditinggal begitu saja sesuai catatan terakhir keberadaannya.
Sebelum ditinggalkan, Kapten Briggs diyakini mengubah haluan menuju utara Pulau Santa Maria untuk mencari tempat berlindung sebelum mencapai Azores.
Mary Celeste disebut baru selesai mengangkut batu bara dan mengalami perbaikan besar sebelum dipakai berlayar.
Kurir Sabu Asal Kalimanah Purbalingga Diamankan Polisi saat Antarkan Paket ke Desa Klapasawit |
![]() |
---|
Ada Kasus Kebakaran di Kota Lama, Pemkot Semarang akan Tinjau Ulang Pemanfaatan Gedung Cagar Budaya |
![]() |
---|
Kisah Pedih Edi, saat Ngaji Disodori Akta Cerai Istri: Lapor ke Polisi Soal Keterangan Palsu |
![]() |
---|
Buntut Sopir Bus Wonosobo Tolak Pikap Angkut Penumpang, Polres Wonosobo Terjunkan Unit Turjawali |
![]() |
---|
Mahasiswa KKN-T IPB Ajari Peternak Banjarnegara Bikin Pakan Fermentasi, Solusi Malas Ngarit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.