Berita Kesehatan
Waspada! Kasus Cacar Monyet Mpox Meningkat, WHO Nyatakan Darurat Kesehatan Global
WHO menyatakan darurat kesehatan masyarakat global setelah melonjaknya kasus dan kematian akibat kejadian ini di wilayah Afrika.
Penyakit ini menyebabkan gejala seperti flu dan lesi berisi nanah pada tubuh.
Wabah di DRC diawali dengan strain yang dikenal sebagai klade I, tetapi varian baru klade Ib tampaknya menyebar lebih mudah.
Strain ini telah terdeteksi di Burundi, Kenya, Rwanda dan Uganda, CDC melaporkan.
Awal pekan ini, badan kesehatan masyarakat tertinggi Afrika mengumumkan keadaan darurat mpox untuk benua itu.
Mereka menyebut, infeksi virus itu menyebar pada tingkat yang mengkhawatirkan.
Hingga pekan ini, di benua Afrika dilaporkan 17.000 kasus mpox dan 517 kematian.
"Peningkatan kasus sebesar 160 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu," kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika.
Baca juga: Data WHO, Setiap 30 Detik Ada 1 Kematian akibat Hepatitis. Bagaimana Kasus di Indonesia?
Ngashi Ngongo, Kepala Staf Badan Kesehatan Regional mengatakan kesepakatan telah dicapai dengan gugus tugas kesehatan Uni Eropa dan produsen vaksin mpox Bavarian Nordic untuk menyediakan 215.000 dosis awal inokulan ke Afrika.
Ia mengatakan bahwa mereka masih merundingkan kesepakatan agar benua itu menerima dua juta dosis pada akhir tahun ini dan sepuluh juta pada akhir tahun 2025.
"Kami juga berencana mendistribusikan media, baik televisi maupun radio, untuk memastikan bahwa semua orang yang memiliki akses ke media tersebut juga dapat menerima pesan tersebut," kata Ngongo kepada Al Jazeera.
"Namun, perlu diingat bahwa 96 persen kasus terjadi di Republik Demokratik Kongo, dan 60 persen dari kasus tersebut terjadi pada kaum muda di bawah usia 18 tahun," imbuhnya.
Peringatan Kedua dalam Dua Tahun
Bentuk lain dari virus mpox – klade IIb – menyebar secara global pada tahun 2022.
Penularan klade ini sebagian besar melalui kontak seksual di antara pria yang berhubungan seks dengan pria.
WHO mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat pertama pada Juli 2022 yang berlangsung hingga Mei 2023.
Waspada! Paparan Polusi Udara Dapat Memicu Stroke, Bahkan dalam Waktu Pendek |
![]() |
---|
Benarkan Asap Rokok Bisa Sebabkan Anak Alami Bibir Sumbing |
![]() |
---|
Tiga Penyakit Paling Banyak Diderita Pasien Pasca-lebaran |
![]() |
---|
Waspadai Diare saat Libur Lebaran, Hindari Makanan dan Kebiasaan Ini untuk Mencegahnya |
![]() |
---|
Ini Pemeriksaan yang Diterima saat Cek Kesehatan Gratis: Deteksi Thalasemia Pada Balita |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.