Berita Kudus

Peringatan bagi Orangtua! Jangan Rutin Beri Minuman Soda agar Ginjal Anak Sehat Tak Perlu Cuci Darah

RSUD dr Loekmono Hadi dr Abdul Hakam meminta orangtua tak membiasakan anak minum minuman mengandung soda agar ginjal sehat dan tak perlu cuci darah.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Warga beraktivitas di depan RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Senin (29/7/2024). Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Hakam meminta orangtua tak membiasakan anak minum minuman mengandung soda atau atau minuman saset kemasan untuk mencegah kerusakan ginjal yang berujung cuci darah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM KUDUS – Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Hakam meminta orangtua tak membiasakan anak minum minuman mengandung soda atau atau minuman saset kemasan untuk mencegah kerusakan ginjal yang berujung cuci darah.

Menurut Hakam, saat ini, kasus kerusakan ginjal berakhir cuci darah pada anak di Kudus mulai ditemui.

Hakam mengatakan, angkanya memang belum tinggi namun harus diantipasi.

Tahun ini, Hakam mengatakan, ada seorang anak yang terpaksa di rujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang lantaran harus menjalani cuci darah karena kompleksitas penyakit.

"Anak itu sekarang berusia 17 tahun yang cuci darah di sini karena komplain penyakitnya sangat kompleks, ada jantung, ada paru-paru, dari dokter anak dirujuk ke RSUP Kariadi," kata Hakam yang juga dokter spesialis anak, Senin (29/7/2024).

Baca juga: Cegah Anak-anak Diabetes, LP2K Jateng Minta Pemerintah Pungut Cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan

Sayangnya, kata Hakam, meski harus cuci darah namun penyakit utama anak tersebut belum diketahui.

Dia memperkirakan, penyakit menahun bisa memicu kerusakan pada organ lain.

"Itu dari TBC (tuberkulosis) yang kemudian mempengaruhi jantung, kemudian dari jantung pengaruhi ginjal," kata Hakam.

Dia menjelaskan, gagal ginjal yang berujung cuci darah juga bisa terjadi karena diabetes.

Dikatakannya, penyakit gula ini, saat ini banyak dijumpai pada anak-anak karena keturunan atau karena pola makan dan minum tidak sehat.

"Jadi, penyebab gagal ginjal kan macam-macam, ada penyakit yang berhubungan dengan kanker ginjal. Kemudian, berhubungan dengan pola hidup dari anak-anak kita karena makan dan minum yang diberikan tidak karuan," kata Hakam.

Menurut Hakam, gagal ginjal pada anak yang kemudian mensyaratkan mereka cuci darah memang belum banyak ditemukan di Pantura.

Namun, antisipasi sedini mungkin harus dilakukan agar tidak ada lagi anak yang harus cuci darah rutin ke rumah sakit.

Hakam pun menitip pesan kepada setiap orangtua agar ikut serta menjaga pola hidup anak.

Terutama, dari asupan makanan dan minuman.

Kata Hakam, gagal ginjal itu terjadi tidak dalam tempo satu atau dua tahun.

Baca juga: Waspada saat Anak Sering Ngompol dan Mudah Lapar, Bisa Jadi Tanda Mengalami Diabetes Tipe 1

Tetapi, bisa tiga tahun lebih penyebab yang menyertainya sehingga gagal ginjal bisa terjadi.

"Prinsipnya, kalau ada gejala awal yang berkaitan dengan ginjal, misalnya kayak mukanya seperti bengkak, kemudian kecenderungan buang air kecil berkurang, kemudian, anaknya kelihatan pucat, harus diperiksakan untuk mendeteksi secara dini."

"Bisa jadi, itu karena jantung dan ginjal. Sehingga, harus diantisipasi," kata Hakam.

Hakam menambahkan, sering mengonsumsi minuman yang mengandung soda atau minuman saset kemasan juga bisa mengganggu kerja ginjal.

Jika konsumsi minuman bersoda dilakukan rutin setiap hari, sementara fungsi ginjal pada anak belum matang maka dipastikan ginjal anak rusak.

"Anak-anak minum soda setiap hari, tidak hanya anak-anak, itu orang tua, kalau minum setiap hari, bisa rusak fungsi ginjalnya. Kalau ginjal kena paparan soda setiap hari kan bengkak," kata Hakam. (*)

Baca juga: Ciptakan Gel Penyembuh Gatal dari Lidah Buaya, Dosen Umku Bagikan Resep ke Warga Terdampak Banjir

Baca juga: Gara-gara Pemain Jerman, Kemenangan Fajar/Rian di Penyisihan Grup C Olimpiade 2024 Hangus

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved