Berita Kudus

Ciptakan Gel Penyembuh Gatal dari Lidah Buaya, Dosen Umku Bagikan Resep ke Warga Terdampak Banjir

Sejumlah Dosen Universitas Muhammadiyah Kudus menciptakan gel dari tanaman lidah buaya yang diklaim bisa mengatasi berbagai penyakit kulit.

Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/DOK UMKU
Dosen Universitas Muhammadiyah Kudus (Umku) memberi pelatihan pembuatan gel lidah buaya kepada masyarakat Desa Kedungwaru Lor, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), 14 Juli 2024 lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sejumlah Dosen Universitas Muhammadiyah Kudus (Umku) menciptakan gel dari tanaman lidah buaya yang diklaim bisa mengatasi berbagai penyakit kulit.

Proses produksi gel lidah buaya ini kemudian mereka tularkan kepada masyarakat Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), sebagai alternatif mengatasi masalah kulit, terutama pascadilanda banjir pada awal 2024 lalu.

Dosen ahli bidang farmasi, Apt Zaenal Fanani menyampaikan, gel lidah buaya bisa dimanfaatkan untuk terapi alternatif penyembuhan dermatitis hingga eksim atau peradangan kulit.

Termasuk, luka lecet, luka bakar kondisi ringan, juga jerawat.

Zaenal menjelaskan, tanaman lidah buaya pada dasarnya memiliki kandungan yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan kulit.

Tanaman tersebut juga bisa tumbuh cepat di berbagai kondisi.

Sehingga, mudah dibudidayakan sebagai alternatif perawatan dan pengobatan kulit.

Baca juga: 3.134 Warga di Desa Dorang Jepara Kebanjiran, Mulai Terserang Gatal-gatal

Pihaknya mengenalkan produk gel lidah buaya kepada masyarakat Kedungwaru Lor, Demak, karena ditemukan permasalahan dermatitis atau kulit gatal-gatal dampak banjir.

"Kami mengambil tanaman lidah buaya yang mudah ditemukan. Lidah buaya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-bakteri, dan anti-jamur yang sangat efektif dalam mengobati dermatitis atau gatal-gatal."

"Bisa digunakan sebagai terapi alternatif secara alami dan minim efek samping," terangnya dalam keterangan tertulis yang disampikan Umku, Senin (29/7/2024).

Peserta pelatihan, Insan Kumila menyampaikan, pelatihan yang diterimanya berkaitan dengan teknik pengolahan atau pemrosesan lidah buaya menjadi gel siap pakai.

Baca juga: Polisi Periksa Teman Perempuan Bertato yang Tewas di Demak, Punya Peran Kenalkan dengan Muncikari

Serta, teknik penyimpanan produk agar tetap steril dan efektif untuk digunakan sewaktu-waktu.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam menghadapi masalah kulit yang sering kami alami di keluarga."

"Lewat pelatihan ini, kami jadi tahu cara membuat gel lidah buaya sendiri di rumah, di sini, banyak sekali tanaman itu, jadi lebih mudah," tuturnya.

Pelatihan pengolahan gel lidah buaya ini diharapkan pula bisa dikembangkan masyarakat sebagai tambahan nilai ekonomi. (*)

Baca juga: Gara-gara Pemain Jerman, Kemenangan Fajar/Rian di Penyisihan Grup C Olimpiade 2024 Hangus

Baca juga: 10 Poin Suara Anak Blora untuk Pemkab: Mulai Perbaikan Infrastruktur sampai Pembatasan Iklan Rokok

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved