Berita Jateng

Mantan Napi Kasus Penggelapan Bongkar Sisi Gelap Bisnis Rental Mobil: Sengaja Pesan Kendaraan Bodong

Gadai dan gelapkan mobil rental merupakan modus lama dari jaringan jual beli mobil bodong.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
Tribunbanyumas.com/Pingky Setiyo Anggraeni
ILUSTRASI. Deretan mobil rental yang digelapkan tersangka SF jadi barang bukti, Mapolresta Cilacap, Selasa (1/8/2023). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gadai dan gelapkan mobil rental merupakan modus lama dari jaringan jual beli mobil bodong.

Selain dijual di pasar gelap, mobil tersebut ada juga yang ditadah pemilik usaha rental lain.

Cerita ini diungkap Bayu (nama samaran) setelah adanya pengeroyokan berujung tewasnya bos mobil rental, di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Kamis (6/6/2024).

Bayu, warga Kota Semarang, mengaku pernah berurusan dengan polisi, beberapa tahun lalu, karena terlibat dalam komplotan penggelapan mobil rental

Pada 2013 silam, pemuda berambut ikal dengan tato di lengan kanan itu sempat menjalani hukum 5 tahun di sebuah lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Jateng.

Saat itu, Bayu tersangkut kasus penggelapan mobil rental dan dipolisikan pemilik mobil.

Mantan narapidana yang sempat jadi bulan-bulanan pengusaha rental mobil itu bercerita banyak mengenai sisi gelap bisnis jual beli mobil.

Baca juga: 3 Warga Pati Jadi Tersangka Penganiayaan Berujung Tewasnya Bos Rental Mobil, 19 Orang Diperiksa

Pasalnya, mobil rental yang digelapkan Bayu tidak hanya digadaikan namun juga dijual kembali ke sejumlah pemilik rental mobil.

"Kalaupun digadaikan, di luar provinsi, misalnya sewa di Jateng ya digadaikan ke Jatim atau Jabar, bahkan sampai Kalimantan," kata Bayu, Senin (10/6/2024).

Bayu tak bekerja sendiri. Dia memiliki jejaring yang membuat bisnis penggelapan mobil ini berjalan mulus.

Jejaring Bayu memiliki tugas masing-masing, ada yang memalsukan KTP saat menyewa mobil, ada pula yang bertugas mengadaikan, hingga menjual mobil tersebut.

Ia berujar, identitas yang digunakan kelompoknya saat meyewa mobil dipastikan KTP palsu.

"Cetak sendiri dan foto diedit sendiri. Saat menyewa, biasanya dua orang, yang satu memberikan KTP palsu yang satu mengalihkan fokus pemilik rental lewat perbincangan."

"Kalau KTP, kami buat semirip mungkin dengan penyewa. Jika sudah tidak curiga dan mobil bisa dibawa, ya tak akan kembali," jelasnya.

Hal tersebut dilakukan secara berulang ke beberapa usaha rental mobil di beberapa daerah di Pulau Jawa.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved