Berita Jateng

148 Warga Jateng Meninggal akibat DBD, Kasus Terbanyak Januari-April Ditemukan di Banyumas

Sebanyak 148 warga Jateng meninggal dunia akibat DBD sepanjang Januari-April 2024. Kasus terbanyak ditemukan di Banyumas.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Petugas melakukan fogging di beberapa titik rawan yang ada di Kecamatan Kendal Kota, Kabupaten Kendal, Kamis (23/7/2020). Sebanyak 148 warga Jateng meninggal dunia akibat DBD sepanjang Januari-April 2024. 

Irma juga meminta masyarakat rutin menguras, menutup, dan mengubur (3M) tempat-tempat penampungan air untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Sementara, untuk penanganan DBD anak, Irma mengimbau orangtua tak lengah saat demam anak turun.

Menurutnya masa itu justru adalah masa kristis DBD.

"Harus aware, walaupun sudah periksa di rumah, lihat kondisi perkembangan anaknya. Kalau tiba-tiba tangannya dingin, kelihatan lemes, beda dari biasanya, segera bawa ke fasilitas kesehatan," kata Irma. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hingga April 2024, 5.700 Warga Jateng Terserang DBD dan 148 Meninggal".

Baca juga: Gaji 2 Bulan dan THR Belum Dibayar, 1500 Karyawan 3 Pabrik Tekstil di Karanganyar Ngadu ke Dewan

Baca juga: Stroke Center Segera Dibuka di RSUD Dr Loekmono Hadi Kudus, Dilengkapi Dokter Bedah Syaraf

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved