Berita Jateng
148 Warga Jateng Meninggal akibat DBD, Kasus Terbanyak Januari-April Ditemukan di Banyumas
Sebanyak 148 warga Jateng meninggal dunia akibat DBD sepanjang Januari-April 2024. Kasus terbanyak ditemukan di Banyumas.
Irma juga meminta masyarakat rutin menguras, menutup, dan mengubur (3M) tempat-tempat penampungan air untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Sementara, untuk penanganan DBD anak, Irma mengimbau orangtua tak lengah saat demam anak turun.
Menurutnya masa itu justru adalah masa kristis DBD.
"Harus aware, walaupun sudah periksa di rumah, lihat kondisi perkembangan anaknya. Kalau tiba-tiba tangannya dingin, kelihatan lemes, beda dari biasanya, segera bawa ke fasilitas kesehatan," kata Irma. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hingga April 2024, 5.700 Warga Jateng Terserang DBD dan 148 Meninggal".
Baca juga: Gaji 2 Bulan dan THR Belum Dibayar, 1500 Karyawan 3 Pabrik Tekstil di Karanganyar Ngadu ke Dewan
Baca juga: Stroke Center Segera Dibuka di RSUD Dr Loekmono Hadi Kudus, Dilengkapi Dokter Bedah Syaraf
Kisah Pedih Edi, saat Ngaji Disodori Akta Cerai Istri: Lapor ke Polisi Soal Keterangan Palsu |
![]() |
---|
Mahasiswa KKN-T IPB Ajari Peternak Banjarnegara Bikin Pakan Fermentasi, Solusi Malas Ngarit |
![]() |
---|
Usai Bebas Bersyarat, Rumah Bambang Tri Penulis Buku Jokowi Undercover di Blora Sepi |
![]() |
---|
Bahaya Hilang Konsentrasi Berkendara, Begini Cara Aman Bikers Gunakan Aplikasi Navigasi |
![]() |
---|
Bus Trayek Wonosobo-Dieng Mogok Massal, Protes Pick Up Buat Angkut Penumpang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.