Minggu, 19 April 2026

Berita Purbalingga

Kasus Pembacokan Purbalingga dan Sulitnya Saudara Ipar Hidup Harmonis Serumah

Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Aris Setiyanto menuturkan, korban mengalami luka di kepala bagian pelipis kiri, punggung, perut, dan dada.

permata putra sejati/tribunbanyumas.com
Tersangka kasus pembacokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Dusun Pengebonan, RT 3 RW 10, Desa Cipaku Kecamatan Mrebet, Purbalingga dihadirkan dalam konferensi pers Satreskrim Polres Purbalingga, Kamis (16/5/2024). Tersangka dan korban merupakan saudara ipar dan hidup serumah hanya dipisahkan sekat. 

Sebagai suami saya tidak terima saya sebagai suami tidak pernah pukul, masa dia mukul istri saya," ungkapnya.

Kronologi Kejadian

Pelaku NS (29) mengaku tidak terima lantaran istrinya dipukul oleh korban.

Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Aris Setiyanto mengatakan, kejadian dilatarbelakangi ketika usai Dhuhur anak pelaku sedang menangis.

Korban datang mengingatkan supaya jangan nangis karena anak dari korban juga sedang sakit.

"Istri pelaku dimarahi korban kemudian korban berusaha memukulnya namun dihalau," ucap Aris.

Istri pelaku lalu melakukan pemukulan lagi mengenai bagian kepala.

Selanjutnya istri pelaku keluar rumah lalu menghubungi suaminya NS yang saat itu sedang berjualan.

Pelaku merupakan pedagang dan jualan bakso keliling.

Mendapati keluhan istrinya itu sekira pukul 13.00 WIB pelaku pulang ke rumah mengambil golok dan mendatangi korban.

Saat pelaku sampai rumah, dia melihat banyak warga yang mengerubungi istrinya yang dianggapnya istrinya itu mengalami luka yang parah.

Tanpa berpikir panjang pelaku langsung mendatangi korban dengan membawa golok yang awalnya sebagai sebuah bentuk ancaman.

Korban mengalami luka senjata tajam di bagian pelipis kiri, punggung, perut, dan dada.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan dengan Pasalnya 338 KUHP subsider 351 ayat 3 dengan ancamam 15 tahun penjara atas penganiayaan yang mengakibatkan kematian. (*)

Baca juga: Horor Malam-malam Pasutri di Purbalingga Dengar Suara Tangisan di Belakang Rumah

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved