Kamis, 9 April 2026

Berita Purbalingga

Kasus Pembacokan Purbalingga dan Sulitnya Saudara Ipar Hidup Harmonis Serumah

Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Aris Setiyanto menuturkan, korban mengalami luka di kepala bagian pelipis kiri, punggung, perut, dan dada.

permata putra sejati/tribunbanyumas.com
Tersangka kasus pembacokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Dusun Pengebonan, RT 3 RW 10, Desa Cipaku Kecamatan Mrebet, Purbalingga dihadirkan dalam konferensi pers Satreskrim Polres Purbalingga, Kamis (16/5/2024). Tersangka dan korban merupakan saudara ipar dan hidup serumah hanya dipisahkan sekat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kasus pembacokan di Mrebet, Purbalingga melibatkan saudara ipar. Pelaku NS (29) membabi buta bacok saudara iparnya, Misro (33).

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami sejumlah luka senjata tajam.

Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Aris Setiyanto menuturkan, korban mengalami luka di kepala bagian pelipis kiri, punggung, perut, dan dada.

Baca juga: Terungkap Motif Pembacokan Saudara Ipar di Mrebet Purbalingga

Pelaku merupakan pedagang bakso keliling.

Sedangkan korban adalah karyawan swasta.

Hubungan antara korban dan pelaku adalah saudara ipar atau sesama menantu.

Istri mereka merupakan saudara kandung.

Baca juga: KRONOLOGI Pembacokan di Mrebet Purbalingga, Berawal Anak Nangis

Keduanya warga Desa Cipaku RT 3 RW 10 Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga yang tinggal satu rumah dan hanya dipisahkan sekat.

Meskipun saudara dan tinggal serumah, nyatanya hubungan mereka tidak harmonis.

Ada sejumlah masalah dan memicu konflik sebelumnya.

"Saya panik jadi menyerang.

Misro (korban) memang sering mancing emosi," ujar pelaku NS kepada Tribunbanyumas.com saat konferensi pers di Mapolres Purbalingga, Kamis (16/5/2024).

Hubungan keduanya memang sebelumnya kurang baik.

Satu di antaranya penyebabnya yakni korban sering mengajak mantan suami dari istri pelaku bermain di rumah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pembacokan Mrebet Purbalingga, Pelaku dan Korban Kakak Adik Ipar

"Jengekelnya waktu istri saya dipukuli.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved