Berita Demak

Khawatir Banjir Lagi Lihat Debit Sungai Wulan Meningkat, Warga Norowito Demak Kembali Mengungsi

Minggu (10/3/2024), warga Ketanjung kembali mengungsi lantaran khawatir kembali banjir setelah debit Sungai Wulan kembali meninggi.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/TITO ISNA UTAMA
Warga menembus banjir yang menggenangi permukiman di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (6/3/2023). Minggu (10/3/2024), warga Ketanjung kembali mengungsi lantaran khawatir kembali banjir setelah debit Sungai Wulan kembali meninggi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Sejumlah warga di Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, kembali mengungsi lantaran khawatir terjadi banjir akibat luapan Sungai Wulan di dekat permukiman.

Saat ini, perbaikan secara darurat tanggul yang sempat jebol dan memicu banjir, Februari lalu, belum sepenuhnya rampung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Demak Akhmad Sugiharto mengatakan, Minggu (10/3/2024) siang, debit air Sungai Wulan kembali meningkat.

"Intinya, tanggul yang kemarin jebol, kemarin siang itu karena debit airnya, sebetulnya tidak tinggi, itu mau limpas lagi," ujar Sugiharto, Senin (11/3/2024).

"Menurut informasi, ada (warga) memang yang mengamankan diri. Terutama, rumah-rumah yang ada di bawah tanggul itu. Trauma kemarin (banjir)," imbuhnya.

Baca juga: Korban Banjir Demak Mulai Pulang ke Rumah Masing-masing, Pos Pengungsian di Kudus Ditutup

Menurut Sugiharto, perbaikan tanggul jebol belum sepenuhnya rampung.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) masih melakukan peninggian.

Dia berharap, apabila air surut, penambalan tanggul di Sungai Wulan segera rampung agar masyarakat tidak khawatir.

"Harapan kami, dari pemda, secepatnyalah, apabila agak surut airnya sesegera mungkin peninggian dan penguatan dilakukan oleh balai," harapnya.

Seperti diketahui, tanggul sungai Wulan di Dukuh Norowito sempat jebol dan menyebabkan banjir hingga kedalaman 3 meter di Kecamatan Karanganyar pada 8 Februari 2024.

Baca juga: Derita Korban Banjir Demak, Kini Harus Hadapi Kenyataan Harga Beras Mahal. Termurah Rp15 Ribu/Kg

Untuk mengatasi banjir, titik tanggul yang jebol ditambal sementara atau kontruksi tanggul darurat.

Saat ini, setidaknya ada tiga alat berat milik BBWS yang dikerahkan untuk memperkuat tambalan dan meninggikan tanggul.

"Kondisinya sampai sekarang masih memprihatinkan ya, walaupun ini ada tiga alat berat yang ada di situ milik balai," katanya.

"Tapi, kami berharap, dari balai agak mengurangi volume (air) yang diarahkan ke Wulan," imbuhnya. (Kompas.com/Nur Zaidi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanggul Darurat Sungai Wulan di Demak Memprihatinkan, Sekda: Butuh Peninggian".

Baca juga: Bedug Menara Kudus Ditabuh, Tanda Awal Ramadan Sudah Tiba

Baca juga: Ramadan Baru Mulai, Pemuda di Pekalongan Sudah Jual Obat Mercon Bahan Petasan. Kini Diamankan Polisi

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved