Pileg 2024

Hasil Hitung Cepat Lembaga Survei: PSI dan 9 Parpol Diprediksi Tak Lolos ke DPR RI. Ini Daftarnya

PSI dan PPP diprediksi tak lolos ke Senayan berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei di Pileg 2024.

Editor: rika irawati
Warta Kota/Henry Lopulalan
Warga memperhatikan surat suara yang memuat gambar dan nama calon legislatif yang hendak di coblos pada pemilu legistatif 2014 di TPS 65, Pluit, Jakarta Utara, Rabu (9/4/2014). Di Pemilu 2024, PSI dan PPP diperkirakan tak lolos ke DPR RI 2024-2029 berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survei. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diprediksi tak lolos ke Senayan berdasarkan hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei.

Dua partai ini diperkirakan tak mencapai angka parliamentary threshold atau ambang batas parlemen sebesar 4 persen dalam pemilihan umum legislatif (Pileg) 2024.

Ini berarti, keduanya berpotensi tak memiliki perwakilan legislator di DPR RI periode 2024-2029.

Dari survei Litbang Kompas, PSI yang berharap elektabilitasnya meningkat setelah dipimpin putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, diprediksi hanya mendapat 2,69 persen.

Sementara, untuk PPP, Litbang Kompas memperkirakan partai berlambang Kabah ini meraih 3,66 persen.

Sebelumnya, partai ini berusaha mendongkrak perolehan suara dengan menggaet Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Baca juga: Prabowo-Gibran Menang Telak Berdasarkan Hitung Cepat Lima Lembaga Survei, Ini Angkanya

Sejumlah partai yang baru pertama mengikuti pesta demokrasi di Pileg 2024 juga diperkirakan tak lolos ke Senayan.

Partai tersebut di antaranya Partai Buruh, Partai Gelora, dan Partai Ummat.

Tak hanya Litbang Kompas, prediksi serupa juga dihasilkan lembaga survei Charta Politika, Indikator, LSI, Poltracking, dan Populi Center lewat hitung cepat mereka.

Berikut daftar 10 parpol yang diperkirakan tak lolos ke DPR RI 2024-2029, dipantau Tribunnews dari hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, Kamis (15/2/2024), pukul 07.50 WIB, dengan data masuk 60,90 persen:

Litbang Kompas

  1. Partai Buruh 0,64 persen
  2. Partai Gelora 0,80 persen
  3. PKN 0,19 persen
  4. Partai Hanura 0,66 persen
  5. Partai Garuda 0,25 persen
  6. PBB 0,32 persen
  7. PSI 2,69 persen
  8. Partai Perindo 1,23 persen
  9. PPP 3,66 persen
  10. Partai Ummat 0,52 persen

Baca juga: Setelah Kaesang ke PSI, Jokowi Diprediksi Tinggalkan PDIP Gabung Partai yang Beri Jabatan Bergengsi


Charta Politika

  1. Partai Buruh 0,65 persen
  2. Partai Gelora 0,96 persen
  3. PKN 0,36 persen
  4. Partai Hanura 0,83 persen
  5. Partai Garuda 0,43 persen
  6. PBB 0,52 persen
  7. PSI 2,96 persen
  8. Partai Perindo 1,52 persen
  9. Partai Ummat 0,55 persen


Indikator

  1. Partai Buruh 0,73 persen
  2. Partai Gelora 0,93 persen
  3. PKN 0,32 persen
  4. Partai Hanura 0,84 persen
  5. Partai Garuda 0,38 persen
  6. PBB 0,48 persen
  7. PSI 2,87 persen
  8. Partai Perindo 1,42 persen
  9. PPP 3,66 persen
  10. Partai Ummat 0,59 persen

Baca juga: Sandiaga Uno Resmi Jadi Kader PPP: Kantongi KTA dan Pakai Jaket Hijau Berlambang Kabah


LSI

  1. Partai Buruh 0,83 persen
  2. Partai Gelora 1,14 persen
  3. PKN 0,36 persen
  4. Partai Hanura 1,00 persen
  5. Partai Garuda 0,46 persen
  6. PBB 0,68 persen
  7. PSI 2,94 persen
  8. Partai Perindo 1,43 persen
  9. PPP 3,78 persen
  10. Partai Ummat 0,63 persen


Poltracking

  1. Partai Buruh 0,67 persen
  2. Partai Gelora 0,88 persen
  3. PKN 0,25 persen
  4. Partai Hanura 0,65 persen
  5. Partai Garuda 0,34 persen
  6. PBB 0,42 persen
  7. PSI 2,79 persen
  8. Partai Perindo 1,29 persen
  9. PPP 3,59 persen
  10. Partai Ummat 0,71 persen
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved