Kamis, 23 April 2026

Pemilu 2024

Pengurus PPP se-Solo Raya Dukung Presiden Jokowi Tuntaskan Masa Jabatan

Pengurus Partai Persatuan Pembangunan/ PPP se-Solo Raya mendukung Presiden Jokowi merampungkan masa jabatannya.

Mahfira Putri Maulana/TribunBanyumas.com
Petinggi Partai Persatuan Pembangunan/ PPP se-Soloraya usai pertemuan di kantor bersama PPP yang berada Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Kamis (8/2/2024) sore. Mereka meminta agar Presiden Jokowi menyelesaikan tugasnya hingga akhir masa periode. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Pengurus Partai Persatuan Pembangunan/ PPP se-Solo Raya mendukung Presiden Jokowi untuk menyelesaikan tugasnya hingga masa menjabatnya rampung.

Hal ini disampaikan petinggi PPP Solo Raya di tengah isu pemakzulan Presiden Jokowi.

Koordinator PPP Solo Raya, Arif Rachman Hakim ditemani sejumlah ketua DPC PPP se-Solo Raya menegaskan bahwa masa jabatan Jokowi sebagai Presiden harus sampai tuntas.

Baca juga: Rektor Unika Soegijapranata Semarang Anggap Rampung Soal Video Apresiasi Kinerja Jokowi

Keputusan tersebut dipilih PPP se-Solo Raya usai mengadakan beberapa kali pertemuan dan rapat.

Deklarasi mendukung Presiden Jokowi disampaikan di kantor bersama PPP di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Kamis (8/2/2024) sore.

"Bahwa kami dari PPP Solo Raya mengadakan beberapa kali pertemuan.

Beberapa kali untuk mengkaji dan juga kami mengajak beberapa pakar-pakar terkait untuk menyikapi situasi yang terjadi pada sekarang ini," kata Arif ditemui usai acara.

Baca juga: Tegaskan Tak akan Berkampanye, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024

Ia juga membeberkan alasan mengapa dinamakan PPP Solo Raya, karena Presiden Jokowi merupakan asli Solo.

Maka, sebagai bagian dari Solo Raya mereka berusaha menjaga martabat beliau.

Selain mendukung Jokowi menyelesaikan periode kedua sebagai Presiden, Arif menambahkan, dalam pertemuan kali ini terdapat delapan butir maklumat yang disepakati oleh semua Ketua DPC PPP se-Solo Raya.

Baca juga: Pengamat Yakin soal KPU Langgar Etik Bakal Jadi Bahan Propaganda Lawan Jokowi

Di dalamnya antara lain mengawal kepemimpinan Jokowi sebagai Presiden sampai akhir masa jabatannya pada Oktober 2024. 

Pihaknya menilai, Jokowi saat ini sedang menyiapkan Indonesia masuk menjadi negara modern, negara adil makmur.

Menyusul program sebelum Indonesia negara full digital.

Ia diresmikan dengan nama Ina digital.

"Sikap ini Hal kami ambil sebagai respon dari gerakan pemakzulan Jokowi yang makin masif baru-baru ini.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved