Perang Palestina Israel

Dua Relawan WNI di Gaza Jatuh Sakit, Kemenlu Terus Pantau namun Belum Ada Rencana Evakuasi

Dua warga negara Indonesia (WNI) di Jalur Gaza mengalami sakit di tengah konflik Hamas dan Israel yang masih berkecamuk.

Editor: rika irawati
Wartakotalive.com/Istimewa
Tiga relawan MER-C asal Indonesia foto bersama di depan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Palestina. Dua di antaranya memilih bertahan di Gaza namun saat ini dalam kondisi sakit. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Dua warga negara Indonesia (WNI) di Jalur Gaza mengalami sakit di tengah konflik Hamas dan Israel yang masih berkecamuk.

Dua WNI yang merupakan relawan MER-C Indonesia itu kini dalam perawatan dan memasuki masa pemulihan.

Belum ada rencana evakuasi keduanya.

Kabar ini disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) dalam konferensi pers, Senin (5/2/2024) sore.

Direktur Perlindungan WNI (PWNI) dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi keduanya.

Baca juga: Satu WNI Relawan MER-C Berhasil Dievakuasi Selamat dari Gaza, Kemenlu Terus Pantau 2 Relawan Lain

Dua WNI tersebut adalah Fikri Rofiul Haq dan Reza Aldilla Kurniawan.

"Kita terus melakukan monitor untuk memastikan mereka tetap dalam kondisi yang baik," ujar Judha.

Sejak pecahnya konflik di Palestina, pada 7 Oktober lalu, keduanya enggan dievakuasi keluar Gaza.

Judha menyebut, pihaknya terus membuka komunikasi dengan mereka, sekalipun dalam situasi yang memprihatinkan.

"Keduanya baru saja sakit, ya sempat demam namun saat ini sedang dalam masa pemulihan," kata dia.

Baca juga: Dugaan Genosida Israel Menguat, PPS Temukan 30 Mayat Terborgol di Lahan Sekolah di Gaza Utara

Judha mengungkap kondisi di Gaza Selatan saat ini. Menurutnya, kawasan tersebut sedang dilanda kelaparan akibat pasokan logistik yang tak mencukupi.

"Selain itu, suhu musim dingin juga sangat-sangat terendah, sekitar 5 derajat Celcius," ungkap Judha.

Diberitakan sebelumnya, konflik Israel dan Hamas di Gaza meluas.

Jika sebelumnya Israel hanya menyasar wilayah Gaza Utara, kini mereka turut melancarkan serangan ke Gaza Selatan tempat para pengungsi berada.

Kondisi diperparah dengan kebijakan Israel yang membatasi bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved