Pemilu 2024
Pesan Gus Mus Hadapi Pemilu 2024: Jangan Mudah Terprovokasi dan Harus Berkepala Dingin
Ulama kharismatik asal Rembang KH Ahmad Mustofa Bisri meminta masyarakat tak terprovokasi dan menghadapi Pemiliu 2024 dengan kepala dingin.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: rika irawati
Ditemani Nasirun, seorang pelukis kondang Yogyakarta yang mengiringi bait demi bait puisi Gus Mus sambil mencoretkan cat di atas kanvas.
Meskipun karya lama namun puisi yang dibacakan Gus Mus masih cukup relevan dengan kondisi hari ini.
Dalam baitnya Gus Mus menulis, "Anak-anak mu berebut fried chicken yang hangat, seperti politisi musiman berebut kursi. Seperti pakar kambuhan berebut benar".
Baca juga: Ketum PDIP Megawati Ingatkan Polri Jaga Netralitas di Pemilu 2024, Ungkit Perannya Pisahkan dari TNI
Malam itu, Gus Mus tidak tampil sendiri. Sejumlah budayawan dan seniman kondang ikut menyuarakan gundah gulana mereka menghadapi tahun politik 2024.
Di antaranya, Magelant Sutanto Mendut (Tanto Mendut) yang tampil bersama penari dan penabuh alat musik.
Diikuti penyair Ilham Anwar, Triyanto Triwikromo, dan Beno Siang Pamungkas yang tampil membius penonton lewat sajak-sajak khas mereka, diiringi alunan biola.
Tak ketinggalan, Timur Sinar Suprabana dan Sosiawan Leak, membuat penonton bersorak-sorai.
Para budayawan dan seniman itu menampilkan kritik tahun politik 2024 melalui karya sastra yang terbungkus rapi.
Menyuarakan suara keresahan publik atas hegemoni tahun politik.
Grup musik Laila Majnun juga ikut menyuguhkan irama gambus yang menambah kesejukan dan ketenangan suasana.
Baca juga: Muhammadiyah Batang Tegaskan Netral di Pemilu 2024, Terbuka dan Doakan Siapa Saja Caleg yang Datang
Ketua FWPJT, Damar Sinuko mengatakan, silaturahim kebangsaan digelar untuk menyejukkan dan menyadarkan kembali esensi politik di kehidupan manusia.
"Alangkah indahnya meski kita berbeda-beda, termasuk pilihan politik, tetapi ketika ada dalam satu toleransi, satu kerukunan kita menjadi damai," kata Damar dalam sambutannya.
Sementara, Asisten Admitrasi Sekda Provinsi Jateng Arif Sambodo yang hadir mewakili Pemprov Jateng, menyatakan, ikut memberi dukungan pelestarian dan keragaman budaya di tengah gempuran asing.
"Saya berharap, kebudayaan bangsa ini bisa menunjukkan identitas dan nilai luhur bangsa dapat meningkatkan kualitas kehidupan, mempertahankan persatuan dan kesatuan, serta mencapai peradapan bangsaa yang maju dan berwawasan global," ucap Arif. (*)
Baca juga: 24 Perusahaan Rokok Dihukum Bea Cukai Kudus, Terbukti Salah Tempel Hingga Jual Sisa Cukai
Baca juga: Bantahan Camat Sempor Soal Berita 40 Rumah Retak karena Bencana di Desa Kedungjati Kebumen
| Duh, Lagi-lagi Ketua KPU RI Terbukti Langgar Kode Etik. Kali Ini Soal Kebocoran Data Pemilih |
|
|---|
| Daftar 50 Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Semarang pada Pemilu 2024, PDIP Raih Kursi Terbanyak |
|
|---|
| 45 Nama Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Wonosobo Hasil Pileg 2024 |
|
|---|
| 50 Nama Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Tegal Hasil Pileg 2024 |
|
|---|
| Kabulkan Gugatan Yakin, KIP Perintahkan KPU Serahkan Data DPT, Hasil Pemilu, dan Informasi Server |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gus-mus-dalam-silaturahmi-kebudayaan-Makin-Mengindonesia-Bersama-Gus-Mus-di-tbrs-semarang.jpg)