Berita Jateng

Hoaks di Medsos Meningkat 9 Kali Lipat Jelang Pemilu, Pj Gubernur Jateng Minta Warga Saring Berita

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana meminta warga lebih selektif dan menyaring berita yang diterima lewat media sosial.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HUMAS PEMPROV JATENG
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana memberi sambutan saat penyerahan bantuan pangan Pemprov Jateng, beberapa waktu lalu. Menjelang Pemilu 2024, Nana mengingatkan warga agar lebih selektif menerima berita karena peredaran berita bohong atau hoaks meningkat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana meminta warga lebih selektif dan menyaring berita yang diterima lewat media sosial.

Pasalnya, peredaran berita bohong atau hoaks menjelang Pemilu 2024 meningkat pesat.

Merujuk data Kementerian Kominfo RI, ada 91 hoaks yang beredar Januari-Oktober 2023 terkait pemilu.

Jumlah tersebut meningkat sembilan kali lipat dibanding tahun sebelumnya, 2022, yang hanya ada 10 hoaks.

Puluhan isu hoaks tersebut mayoritas beredar di media sosial Facebook.

Baca juga: Hoaks Pria Bersimbah Darah di Jalan Soetta Kebumen Korban Kejahatan, Ini Faktanya

Baca juga: Viral Pesan Percobaan Penculikan Anak di Mejobo dan Kaliwungu Kudus, Kapolres Pastikan Hoaks

Kementerian Kominfo juga melakukan pengajuan penghapusan 454 konten hoaks di platform Facebook.

Dari hal tersebut, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana mewanti-wanti agar masyarakat melakukan filtering.

Khususnya, saat masyarkat berkegiatan di media sosial.

Ia berujar, biasanya, menjelang pemilu, media sosial digunakan pihak tak bertanggung jawab untuk menyebar hoaks.

"Selain hoaks, provokasi hingga ujaran kebencian juga jadi tantangan tersendiri untuk menciptakan pemilu damai dan tertib," jelasnya, Rabu (1/11/2023).

Ia berharap, masyarakt selalu menyaring informasi dari media sosial.

"Hal tersebut agar tercipta pemilu yang objektif dan mendukung pemilu damai," tambahnya. (*)

Baca juga: Lagi, Bocah di Semarang Meninggal dengan Luka di Dubur. Polisi Periksa Orangtua dan Kakak

Baca juga: Kebakaran Gunung Merbabu Menghanguskan 848,5 hektare Lahan, Kera dan Kijang Ikut Terpanggang

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved