Berita Demak

Permukimannya Hilang karena Rob, Warga Bedono Tetap Minta Ganti Rugi Jika Terkena Tol Semarang-Demak

Warga pesisir di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, meminta pemerintah memberi ganti rugi lahan musnah dalam proyek tol Semarang-Demak.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/TITO ISNA UTAMA
Rumah warga di Desa Bedono, Demak, ditinggal penghuni karena terendam rob. Kawasan ini bakal terdampak pembangunan Tol Semarang-Demak. Warga pun berharap pemerintah tetap memberi ganti rugi meski lahan mereka kini hilang terkena rob. 

"Minta, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat diimplementasikan dalam segala kebijakan pemerintah," kata Agus menirukan isi sila kelima Pancasila.

Sementara, Eni, satu di antara warga Dukuh Pandansari, Desa Bedono, mengatakan, dirinya siap mengikuti aturan dan keputusan pemerintah.

"Kalau saya, mau ngga mau ya ngikuti peraturan dari pemerintah," kata Eni.

Menurut Eni, tambak milik suaminya juga terendam rob dan berkemungkinan ikut terdampak pembangunan proyek jalan tol Semarang-Demak yang belum jelas ganti ruginya.

Ia berharap, pemerintah memberikan ganti rugi yang sesuai karena tanah yang dimiliki bersertifikat.

"Semoga ya mendapat uang ganti ruginya sesuai harga pasaran, ini juga kan tanahnya ada sertifikatnya," ujarnya. (*)

Baca juga: Kuota PPPK 2023 Sudah Turun, Karanganyar Dapat Jatah 250 Formasi

Baca juga: Sepeda Listrik di Blora Marak, Polres Blora Larang Dikendarai di Jalan Raya. Apa Alasannya?

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved