Pemilu 2024

Kunjungi KITB, Bawaslu Batang Lihat Potensi Pembukaan TPS Pemilu 2024 untuk Mudahkan Pekerja

Bawaslu Batang melihat potensi pembukaan tempat pemungutan suara (TPS) di kawasan tersebut saat pemungutan suara Pemilu 2024.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok Bawaslu Batang
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Batang saat menyambangi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Selasa (17/1/2023). Bawaslu melihat potensi pembukaan TPS di KITB saat Pemilu 2024. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Batang melihat potensi pembukaan tempat pemungutan suara (TPS) di kawasan tersebut saat pemungutan suara Pemilu 2024.

Terkait hal ini, Bawaslu Batang menyambangi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Selasa (17/1/2023).

Ketua dan anggota Bawaslu Batang ditemui langsung Direktur Kelembagaan dan Humas M Fakhrur Rozi serta Manajer Komunikasi Perusahaan, Tanya Liwail Chamdy.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bawaslu Batang Mahbrur menyampaikan bahwa tugas menjaga hak pilih adalah amanat undang-undang.

"Tujuan kedatangan Bawaslu Batang ke KITB adalah untuk memastikan agar tidak ada hak pilih yang tercederai pada hari pemungutan suara nanti. Maka, pertemuan ini menjadi bagian penting dalam proses menjaga demokrasi," tuturnya, Selasa.

Baca juga: Dua Pelajar di Banyumas Terciduk Ikut Ujian Seleksi PPS Pemilu 2024, Daftar Pakai Ijazah SMP dan SD

Baca juga: Dari Kader! FX Hadi Rudyatmo Ungkap Kriteria Capres PDIP yang Dipilih Megawati untuk Pemilu 2024

Anggota Bawaslu Batang Khikmatun menambahkan, sesuai regulasi saat ini, KPU RI melalui KPU kabupaten/kota dapat menyusun daftar pemilih di lokasi khusus.

Daftar ini memuat daftar pemilih yang tidak dapat menggunakan hak pilih di TPS asal pada hari pemungutan suara dan akan menggunakan haknya di lokasi khusus.

"Lokasi khusus itu meliputi rutan (rumah tahanan) atau lapas (lembaga pemasyarakatan), panti sosial atau rehabilitasi, relokasi bencana, daerah konflik, dan lokasi lain yang memenuhi kriteria tertentu," jelasnya.

Tiga kriteria lokasi khusus itu adalah adanya pemilih yang tidak dapat menggunakan hak pilih sesuai domisili di e-KTP, pemilih tersebut terkonsentrasi di suatu tempat dan jumlah pemilih dapat dibentuk paling sedikit satu TPS.

Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Batang itu juga menyampaikan, jika benar di KITB nantinya terkonsentrasi sejumlah besar pekerja pada hari pemungutan suara maka perlu dipetakan adanya potensi TPS di lokasi khusus.

Baca juga: Gunung Api Dieng Berstatus Waspada, BPBD Batang Siapkan 4 Titik Evakuasi bagi Warga di Perbatasan

Baca juga: 2 Geng Motor Tawuran di Batang, 1 Korban Tewas. Polisi Tetapkan 14 Orang sebagai Tersangka

Untuk saat ini, dari jajaran direksi hingga pegawai yang bekerja di kantor KITB sendiri berjumlah 138 orang.

"Audiensi dengan KITB ini adalah bentuk upaya Bawaslu untuk melindungi hak pilih masyarakat. Jadi, kami berterima kasih juga kepada pengelola kawasan Grand Batang City atas sambutan baik dan kerjasamanya untuk bersama-sama mewujudkan pemilu yang berkualitas," imbuhnya.

Sementara itu, Tanya Liwail Chamdy menjelaskan, sudah hampir dapat dipastikan sebanyak seribu pekerja akan menempati empat tower yang disediakan mulai dari pertengahan tahun 2023 ini.

"Jumlah ini bisa bertambah pada awal tahun 2024 nanti karena sebagian tenant telah siap beroperasi," ujarnya. (*)

Baca juga: Tren Permainan Lato-lato di Purwokerto Banyumas Meredup Imbas Guru Larang Permainan di Sekolah

Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Pantai Ujung Piring Jepara, Polisi Tak Temukan Identitas

Baca juga: Perhiasan Rp80 Juta Milik Warga Bejen Karanganyar Raib saat Akan Dipakai, Pencuri Anak Kos

Baca juga: Perhatian! Kereta Kelinci Dilarang Melintas di Jalan Umum Pekalongan, Hanya Boleh di Tempat Wisata

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved