UMK 2023

Pembahasan Sempat Alot, Akhirnya Pemkot Semarang Usulkan Besaran UMK Kota Semarang, Berapa?

Pembahasan terkait Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK Kota Semarang sempat alot. Namun demikian Pemkot Semarang usulkan satu angka, berapa?

Penulis: budi susanto | Editor: mamdukh adi priyanto
Iwan Arifianto/TribunBanyumas.com
Pekerja pabrik di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah terpaksa terjang air rob, Jumat (2/12/2022). Pembahasan terkait Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK Kota Semarang sempat alot. Namun demikian Pemkot Semarang usulkan satu angka, berapa? 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pembahasan terkait  Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK Kota Semarang sempat alot.

Masih ada perbedaan cara perhitungan upah dari buruh atau pekerja dan pengusaha.

Namun demikian, Pemkot Semarang memutuskan untuk mengusulkan satu angka kenaikan UMK Kota Seamarang, berapa?

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu akan usulkan UMK 2023 sebesar Rp3.060.000 ke Pemerintah Provinsi Jateng.

Baca juga: UMK Kota Tegal Diusulkan Naik 6,93 Persen di 2023, Ini Daftar UMK Kota Tegal 3 Tahun Terakhir

Besaran UMK Kota Semarang tersebut sesuai keputusan rapat Dewan Pengupahan Kota Semarang beberapa waktu lalu.

Di mana para peserta rapat yaitu Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serikat pekerja dan Disnaker Kota Semarang, menyepakati besaran UMK Kota Semarang naik 7,3 persen atau di angka Rp 223.327 dibandingkan UMK 2022.

''Usulan tersebut akan kembali dirapatkan oleh Dewan Pengupahan Provinsi Jateng.

Keputusan akhir ada pada Gubernur Jateng, kalau sudah ditetapkan UMK tersebut harus dipatuhi," terang Plt Wali Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita, Minggu (4/12/2022).

Terpisah, Kepala Disnaker Kota Semarang, Sutrisno, mengaku sempat terjadi perdebatan dalam hal penetapan UMK.

Baca juga: Besaran UMK Salatiga Disepakati, Naik 6,8 Persen, Sudah Diusulkan ke Provinsi

Serikat pekerja mengusulkan kenaikan UMK di angka 7,3 persen dan menggunakan dasar Permenaker Nomor 18 tahun 2022.

Namun para pengusaha tetap berpedoman pada PP Nomor 36 tahun 2021 terkait penetapan UMK.

"Dari rapat kami putuskan untuk mengusulkan kenaikan UMK 7,3 persen.

Usulan itu akan dibawa Plt Wali Kota Semarang ke Gubernur Jateng," tambahnya. (*)

Baca juga: UMK Boyolali Segera Disampaikan ke Gubernur Jateng, Ada Kenaikan, Ini Besarannya!

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved