Berita Pekalongan
Bulog Pastikan Stok Pangan di Pekalongan Raya Tercukupi saat Libur Nataru hingga 3 Bulan ke Depan
Bulog Pekalongan memastikan, stok bahan pangan menjelang hingga libur Natal dan Tahun Baru di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan tercukupi.
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Perum Bulog Cabang Pekalongan memastikan, stok bahan pangan menjelang hingga perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan tercukupi.
"Peran Bulog menjaga stok tetap ada di masyarakat dan saat ini masih cukup besar, stok aman selama Nataru, bahkan beberapa bulan ke depan," tutur Kepala Perum Bulog Cabang Pekalongan, Ramadin Ruding, di Batang, Rabu (30/11/2022).
Ramadin mengungkapkan, saat ini, stok beras medium mencapai 15 ribu ton dan beras premium 3 ribu ton.
"Begitu juga dengan gula dan minyak, stoknya cukup."
"Apalagi beras, saat ini, ada penggiatan pengadaan beras sehingga minimal stok itu bisa sampai 3 bulan ke depan, atau maksimal keterjangkauan bisa sampai 5 bulan ke depan," jelasnya.
Baca juga: Buruan Beli! PT KAI Siapkan Kereta Api Tambahan untuk Libur Nataru, Ada Kereta Tujuan Purwokerto
Baca juga: Tol Semarang-Demak Bisa Digunakan pada Libur Nataru, Uji Fisik Dilakukan Mulai 19 November 2022
Baca juga: Berkomitmen Ikut Turunkan Stunting di Purbalingga, Bulog Banyumas Bakal Kembangkan Beras Fortivit
Menurut Ramadin, dalam memenuhi ketersediaan bahan pokok, pihaknya memberdayakan mitra lokal.
Meskipun stok pangan cukup aman namun Ramadin meminta masyarakat tetap bijak dalam mencukupi persediaan barang keperluan untuk perbekalan keluarga.
Dengan tidak membeli barang dalam jumlah besar karena ada kenaikan maupun penurunan harga.
"Masyarakat jangan risau ketersediaan, stok Bulog masih ada."
"Sebagai upaya meminimalkan kepanikan masyarakat, kami terus sosialisasikan untuk bijak membeli komoditi pangan dan jangan terlalu banyak menyetok bahan pangan walaupun stok Bulog ada," ujarnya. (*)
Baca juga: Mayat Wanita Tersangkut Jaring Nelayan di Binangun Cilacap Dimakamkan, Polisi Belum Dapat Identitas
Baca juga: Andika Sari Dicopot dari Jabatan Sekdes Banyuasin Kembaran, Buntut Video Tenggak Miras Viral
Baca juga: Kawal Pembahasan UMK, Buruh Jepara Gelar Demo di Depan Kantor Bupati. Minta UMK Naik 12 Persen
Baca juga: Melejit! Peringkat Guru Banyumas Memanfaatkan PMM Naik dari 31 ke Posisi 4 Besar