Berita Semarang
Nasida Ria Semarang Berduka. Pemain Violin Nadhiroh, Tutup Usia
Kabar duka datang dari Grup Nasida Ria asal Semarang. Satu di antara personel grup kasidah tersebut, Nadhiroh binti Dimyati, tutup usia, Kamis.
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kabar duka datang dari Grup Nasida Ria asal Semarang. Satu di antara personel grup kasidah tersebut, Nadhiroh binti Dimyati, tutup usia, Kamis (29/9/2022).
Nadhiroh merupakan personel generasi kedua yang bergabung sejak 1980, bertugas memainkan violin.
Jenazah dimakamkan di TPU Muslim Sedayu di Jalan Sedayu Tugu, Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jumat (30/9/2022).
Proses pemakaman dimulai dari rumah duka di Sembungharjo.
Sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah dibawa ke masjid terdekat untuk disalatkan.
Baca juga: Musik Kasidah Go International, Nasida Ria Semarang Tampil di Event Seni Akbar Dunia Jerman
Baca juga: Rayakan 45 Tahun Berkarya, Grup Kasidah Legendaris Nasida Ria Luncurkan Album Kebaikan Tanpa Sekat
Kemudian, sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah dibawa ke TPU untuk dimakamkan, diiringi pelayat dari keluarga, warga, juga manajemen Nasida RIa.
Nadhiroh meninggal di usia 55 tahun dan meninggalkan suami dan empat anak laki-laki.
Afwah, personel Nasida Ria, mengatakan, Nadhiroh sempat menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi Semarang.
"Sebelum meningal, suami beliau, Pak Fauzi, sudah menghubungi saya tapi tidak boleh bilang ke teman-teman dulu karena masih menunggu. Waktu itu, konidisnya sudah kritis," ungkapnya di rumah duka, Jumat.
Baca juga: Jejak Tragedi G30S PKI di Kota Semarang: Kuburan Massal Berisi 24 Jenazah, Hanya 8 yang Dikenal
Baca juga: Duel dengan Pencuri, Kadus Ngrawan Kabupaten Semarang Alami Luka Tusuk di Perut dan Punggung
Afwah mengatakan, Nadhiroh meninggal pukul 19.30 WIB.
"Meninggal pukul 19.30 WIB di Rumah Sakit Kariadi. Rabu, saya sempat menjenguk ke Kariadi," ucapnya.
Sementara itu, anak pertama Nadhiroh, Ali Akbar Navies, mengungkap pesan almarhumah sebelum tutup usia.
"Yang terakhir itu pokoknya suruh dibacakan surat yasin, biar ibu tenang," ujarnya.
Ali pun meminta maaf kepada semua orang atas kesalahan Nadhiroh semasa hidup.
"Mohon doanya, barang kali ada salah dari ibu, dari semua pihak yang mungkin disengaja maupun tidak disengaja. Minta tolong untuk disampaikan permohonan maaf dari ibu," ujarnya. (*)
Baca juga: Optmistis Target PAD 2023 Rp295,95 miliar Tercapai, Ini yang Akan Dilakukan Bupati Purbalingga
Baca juga: Beredar Video Tawuran di Banjaran Adiwerna, Polres Tegal Pastikan Hoaks
Baca juga: BREAKING NEWS: Putri Candrawathi Ditahan Usai Jalani Wajib Lapor dan Pemeriksaan Kesehatan
Baca juga: Jejak Soesilo Soedarman Diabadikan di Museum, Putra Cilacap yang Moncer di Militer dan Pemerintahan