Penembakan Brigadir J

Ferdy Sambo Dkk Segera Disidang. Kejagung Nyatakan Berkas Perkara Pembunuhan Brigadir J Lengkap

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan, berkas perkara kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, lengkap atau P21.

Penulis: rika irawati | Editor: rika irawati
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Kejagung menyatakan berkas perkara lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J lengkap dan segera didaftarkan untuk persidangan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung ( Kejagung) menyatakan, berkas perkara kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, lengkap atau P21.

Kejagung pun segera mendaftarkan kasus ini ke pengadilan agar segera disidangkan.

"Setelah jaksa meneliti kelengkapan formil dan materiil berkas perkara, hasilnya, dinyatakan telah terpenuhi atau lengkap sesuai KUHP," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana dalam konferensi pers di Kejagung, dikutip dalam Breaking News Kompas TV, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: 2 Mantan Pegawai KPK Bela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Ada Febri Diansyah dan R Aritonang

Baca juga: Banding Ditolak, Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo Diputus Pecat Tidak Dengan Hormat

Baca juga: Bripka RR Akui Terima Uang Rp 500 Juta dari Ferdy Sambo, Upah Terkait Operasi Pembunuhan Brigadir J?

Fadil mengatakan, ada lima berkas perkara yang diterima dari penyidik Bareskrim Polri, yakni berkas perkara tersangka Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuat Maruf.

Dia pun meminta pelimpahan tahap kedua, atau pelimpahan para tersangka dan barang bukti dari penyidik ke jaksa, dapat berlangsung dalam waktu dekat.

"Tahap dua (penyerahan tersangka) tidak boleh terlalu lama dengan tahap satu (penyerahan berkas)," katanya.

Menurut Fadil, jaksa memiliki waktu dua pekan untuk menyusun surat dakwaan guna menghadapi persidangan.

Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan lima tersangka kasus penembakan Brigadir J yang terjadi di rumah mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022.

Para tersangka dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Ancaman hukumannya adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun. (*)

Baca juga: Kronologi Bentrokan Suporter PSCS Cilacap dengan Warga di Ajibarang dan Wangon Banyumas

Baca juga: Hati-hati! Modus Wartawan Gadungan Tribunnews, Ancam Korban Siarkan Video Asusila

Baca juga: 3 Orang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan yang Melibatkan Driver Ojol di Semarang

Baca juga: Kesal Namanya Dicatut sebagai Anggota Parpol, CPNS Kota Semarang Klarifikasi ke KPU Banyumas

  • Berita Terkait :#Penembakan Brigadir J
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved