Tips Kesehatan
Tips Antisipasi Bencana Tanah Longsor di Saat Curah Hujan Tinggi
Berikut antisipasi yang harus dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah potensi tanah longsor.
Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
TRIBUNBANYUMAS.COM- Memasuki musim penghujan menyebabkan potensi bencana tanah longsor akibat kondisi tanah dan terjadi di beberapa titik daerah Indonesia, terutama di wilayah Banyumas.
Baca juga: Tips Berlindung saat Terjadi Angin Puting Beliung
Baca juga: Banyumas Bakal Diguyur Hujan Intensitas Sedang-Tinggi, Wabup Sadewo Minta Warga Waspada Longsor
Baca juga: Sempat Tertutup Longsor, Jalan Penghubung Majingklak-Palugon Cilacap Kini Bisa Dilalui Kendaraan
Akibat dari hujan deras dan angin kencang yang melanda Banyumas, Senin (12/9/2022) hingga Selasa (13/9/2022) dini hari mengakibatkan longsor di sembilan wilayah.
Dikutip dari tribunjateng.com Kepala BPBD Banyumas, Budi Nugroho mengatakan Banyumas memiliki potensi bencana yang selalu berulang, Kamis (22/9/2022).
Terdapat 19 Kecamatan yang berpotensi yaitu Lumbir, Gumelar, Pekuncen, Ajibarang, Cilongok, Kedungbanteng, Karanglewas, Purwojati, Jatilawang, Wangon, Kemranjen, Rawalo, Kebasen, Banyumas, Kalibagor, Somagede, Sumpiuh, Tambak, dan Sumbang.
Selain curah hujan tinggi yang mengakibatkan longsor, struktur tanah yang kurang padat juga mempunyai potensi yang sangat besar akan terjadinya tanah longsor.
Adanya Struktur batuan yang kurang kuat juga memperngaruhi longsor, selain itu karena jenis tata lahan, erosi tanah, dan beban tambahan seperti bangunan dan kendaraan yang lalu lalang.
Baca juga: Longsor dan Angin Kencang Landa 9 Wilayah di Banyumas, 4 Rumah Warga Rusak
Baca juga: Longsor Rusak Dua Rumah di Kaligondang Purbalingga, Warga Diminta Waspadai Longsor Susulan
Baca juga: Duh, Rumah Warga Hampir Ambles saat Tebing Sungai Longsor di Bantarsari Cilacap
Terjadinya peristiwa longsor juga memberikan dampak yang merugikan bagi kita, seperti adanya korban jiwa, kerusakan bangunan, timbulnya penyakit, dan masih banyak lagi.
Untuk itu masyarakat dapat segera melakukan antisipasi guna mengurangi resiko terjadinya tanah longsor, terutama bagi tinggal di daerah yang rawan, seperti:
1. Hindari pembangunan rumah di bawah lereng
Untuk pembuatan rumah carilah lokasi yang terbilang aman ketika hendak membangun rumah. Jika Anda memang sudah tinggal di daerah perbukitan, pilihlah lokasi yang kiranya aman dari jangkauan tanah jika terjadi longsor.
Dilasir dari earthsky usahakan bangunan sejauh mungkin dari kaki tebing, atau minimal berjarak 250 meter dari kaki lereng.
Baca juga: Diguyur Hujan Dini Hari, Sejumlah Wilayah di Banyumas Alami Banjir dan Longsor. Terparah di Banteran
Baca juga: Tebing Hutan Pinus di Malabar Cilacap Longsor, Jalur Majenang-Wanareja Hanya Bisa Dilalui Motor
Baca juga: Banjarnegara Rawan Longsor, Kearifan Lokal Yang Dikatakan Ganjar Ini Bisa Dilakukan untuk Mitigasi
2. Penanaman Pohon
Dikutip dari sumber informasi Kemnkes, dengan dilakukan penanaman pohon akan mempunyai perakaran yang dalam dan jarak tanam yang tidak terlalu rapat diantaranya diseling-selingi tanaman pendek yang bisa menjaga drainase air.
3. Tidak Mendirikan Bangunan Di Sekitar Sungai
Jika saat proses terjadinya hujan pada musim hujan dimana aliran sungai sangat deras dan volumenya besar maka dengan mudah terjadinya erosi dan berakibat terjadi longsor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/longsor-di-desa-Sumpighayu-Kecamatan-Dayeuhluhur-Kabupaten-Cilacap.jpg)