Tips Kesehatan

Tips Berlindung saat Terjadi Angin Puting Beliung

Fenomena angin puting beliung perlu diwaspadai, pasalnya peristiwa ini sering terjadi secara tiba-tiba dan begitu cepat

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
TRIBUNBANYUMAS/Dok Polres Purbalingga
Polisi mengecek rumah milik Sunarto yang ambruk akibat hujan deras di RT 03 RW 04 Desa Makam, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (16/4/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Pekan lalu, tepatnya pada Senin (12/9/2022) hingga Selasa (13/9/2022) dini hari, wilayah Banyumas dilanda hujan deras dan angin kencang. Akibatnya, terjadi tanah longsor di sembilan wilayah sehingga empat rumah rusak. 

Baca juga: Longsor dan Angin Kencang Landa 9 Wilayah di Banyumas, 4 Rumah Warga Rusak

Baca juga: Angin Kencang Melanda Kalongan Expo Semarang saat Kuda Lumping Mau Pentas, 8 Tenda Peserta Ambruk

Baca juga: Rumah Warga Dukuhseti Pati Rata dengan Tanah, Roboh setelah Diterjang Angin Kencang

Fenomena angin kencang seperti puting beliung memang perlu diwaspadai. Pasalnya peristiwa ini sering terjadi secara tiba-tiba dan begitu cepat.

Dilansir dari Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, angin puting beliung adalah pusaran angin kencang yang memiliki kecepatan hingga 120 km/jam atau lebih dan banyak terjadi di wilayah tropis diantara garis balik utara dan selatan.

Bencana ini biasa terjadi diakibatkan oleh tekanan dalam suatu sistem cuaca.

Lalu, apa yang seharusnya kita lakukan sebelum, selama dan sesudah angin puting beliung?

Berikut tips-tipsnya:

1.  Apabila Anda di dalam rumah sebaiknya tutup jendela dan pintu lalu di kunci. Menjauhlah  dari sudut ruangan, pintu, jendela, dan dinding terluar bangunan. Anda bisa berlindung di tempat aman seperti di tengah ruangan.

Baca juga: Tujuh Rumah di Kemangkon Purbalingga Rusak Diterjang Hujan Deras Disertai Angin, Mayoritas Atap

Baca juga: Tiga Rumah Warga Banyumas Rusak Tertimpa Pohon, Kades Cingebul: Terjadi saat Hujan Disertai Angin

Baca juga: Terjadi Siklon, BMKG Ingatkan Warga Tegal Raya Potensi Hujan Disertai Petir dan Angin

2.  Jika sedang berada di dalam bangunan, maka anda bisa segera menuju ke ruangan atau tempat evakuasi yang telah disiapkan sebelumnya. Namun Anda juga perlu berhati-hati dengan bangunan yang rusak.

Jangan memasuki bangunan yang rusak sampai pihak berwenang setempat menentukan bahwa itu aman. Tinggalkan rumah atau gedung  jika Anda mendengar suara yang bergeser atau tidak biasa. Suara-suara aneh bisa berarti bangunan akan runtuh.

3. Apabila kita sedang berada di dalam kendaraan, maka segera evakuasi ke tempat yang aman  dan tidak terjangkau dengan angin puting beliung

4. Jika berada diluar ruangan, maka segera menjauh dari lokasi yang mungkin akan terjadi angin puting beliung, dan saat terjadi, segera tiarap serendah mungkin seperti saluran air atau sejenisnya dan lindungi area kepala dan leher.

5. Jangan pernah menggunakan perangkat listrik basah. Matikan listrik pada pemutus utama di rumah Anda jika perangkat masih terhubung.

Tunggu sampai teknisi listrik memeriksa perangkat sebelum menggunakannya. Jika listrik padam, gunakan senter sebagai pengganti lilin, dan jauhkan lilin dari benda yang mudah terbakar.

6. Jauhi kabel listrik, dan harap berhati-hati dengan kabel listrik yang jatuh atau mungkin menggantung di atas kepala. Anda bisa menghubingi perusahaan listrik untuk melapor.

Lalu bagaimana penanganan setelah terjadi angin puting beliung?

Baca juga: Angin Puting Beliung Sapu Desa Reco Wonosobo, Empat Rumah Rusak

Baca juga: Sedikitnya 200 Rumah di Jepara Rusak Diterjang Angin Ribut, Warga: Angin Datang Menjelang Subuh

Baca juga: 2 Rumah di Majalengka Banjarnegara Rusak Tertimpa Pohon akibat Hujan Deras Disertai Angin

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved