Berita Purbalingga

Tujuh Rumah di Kemangkon Purbalingga Rusak Diterjang Hujan Deras Disertai Angin, Mayoritas Atap

Hujan deras disertai angin mengakibatkan sejumlah rumah warga di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Kamis sore, rusak.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Polres Purbalingga
Polisi, relawan, dan warga bergotong royong mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah rumah di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Kamis (16/6/2022). Pohon tersebut tumbang setelah diterjang angin dan hujan deras. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Hujan deras disertai angin mengakibatkan sejumlah rumah warga di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Kamis (16/6/2022) sore, rusak.

Mayoritas kerusakan terjadi pada atap rumah.

Kejadian ini juga mengakibatkan sebuah pohon di pekarangan rumah warga, tumbang.

Kapolsek Kemangkon Iptu Wahyudi mengungkapkan, hujan deras disertai angin melanda kawasan tersebut sekira pukul 16.00 WIB.

"Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Satu pohon tumbang dan tujuh rumah rusak pada bagian atapnya," jelasnya dalam rilis yang diterima, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Pendaftaran PPDB SMP Purbalingga 2022 Dimulai 27 Juni, Berikut Berkas yang Harus Dipersiapkan

Baca juga: KPU Purbalingga Minta Parpol Mulai Siapkan Dokumen untuk Pendaftaran dan Verifikasi Pemilu 2024

Baca juga: Grand Max Tabrak Honda Beat di Kejobong Purbalingga, Seorang Siswi SMP Tewas

Baca juga: Bawa Sabu 0,3 Gram, Karyawan Swasta di Purbalingga Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

Dari data yang diperoleh, ada enam rumah warga yang rusak atau terbawa angin pada bagian atapnya.

Satu rumah lain rusak tertimpa pohon jenis Amplas, yang tumbang.

Rumah yang tertimpa pohon itu milik Tuwandi (50), warga RT 08 RW 03 Desa Muntang.

Menurut Wahyudi, pascakejadian, anggota Polsek Kemangkon mendatangi lokasi.

Bersama TNI dan BPBD Purbalingga, mereka mengevakuasi pohon tumbang, dibantu warga setempat.

"Pohon tumbang langsung dievakuasi lewat cara dipotong-potong menggunakan gergaji agar tidak menganggu atau membahayakan."

"Sedangkan rumah warga yang rusak, sebagian langsung diperbaiki karena hanya rusak ringan," jelasnya.

Wahyudi pun mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana alam di musim peralihan seperti sekarang ini.

Masyarakat bisa langsung melapor ke polsek apabila terjadi bencana alam sehingga bisa cepat ditangani. (*)

Baca juga: Puting Beliung Terjang Desa Cawitali Tegal, 8 Rumah dan 1 SD Rusak

Baca juga: Waspadai Kosmetik Pemutih secara Instan, BPOM Semarang: Bisa Dipastikan Mengandung Bahan Berbahaya

Baca juga: Ganjar Resmikan SMA Negeri Tawangmangu Karanganyar, Penantian Panjang Warga Tebayar Tuntas

Baca juga: Simak Jadwal dan Kuota PPDB SMA/SMK di Jawa Tengah, Ganjar: Jaga Integritas!

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved