Breaking News:

Berita Banyumas

Korban Pemerkosaan 8 Pria di Banyumas Pertahankan Kehamilan, Kini Dapat Pendampingan dari Pemkab

Pemkab Banyumas menerjunkan tim untuk mendampingi korban pemerkosaan delapan pria dewasa.

Editor: rika irawati
pexels
ILUSTRASI Pemerkosaan. Remaja berketerbelakangan mental di Banyumas diperkosa delapan pria dewasa dengan iming-iming uang Rp10 ribu-Rp50 ribu. Korban kini mendapat pendampingan dari Pemkab Banyumas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menerjunkan tim untuk mendampingi korban pemerkosaan delapan pria dewasa.

Informasi yang didapat, keluarga korban memilih mempertahankan kehamilan yang diduga berumur tiga bulan.

Kepala Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Banyumas Siti Tarwiyah mengatakan, kondisi korban pemerkosaan tersebut sangat memprihatinkan.

Menurut Siti, korban yang mengalami keterbelakangan mental itu mengalami trauma.

"Kondisi psikisnya kurang baik, dengan kondisi hamil seperti itu, jadi kurang baik," kata Siti saat dihubungi, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Remaja Berketerbelakangan Mental di Banyumas Diperkosa 8 Pria Dewasa, Dirayu dengan Uang

Baca juga: Mantan Kades Karanglewas Banyumas Nilap Dana Desa Rp622 Juta, Keluarkan Gaji untuk Perangkat Fiktif

Meski demikian, kata Siti, korban dan keluarga memutuskan tetap mempertahankan kehamilan tersebut.

"Kehamilannya dipertahankan karena tidak boleh diaborsi," ujar Siti.

Menurut Siti, korban berasal dari keluarga tidak mampu. Selain itu, juga berlatar pendidikan rendah.

"Termasuk keluarga miskin, pendidikannya juga kurang. Korban punya kakak, sudah menikah, ada yang di luar kota," kata Siti.

Siti menambahkan, pemkab terus memberikan pendampingan kepada korban.

"Kami sudah memberikan pendampingan, kemarin, kami menjangkau ke rumahnya dan mengantar ke polres untuk pemeriksaan," ujar Siti.

Untuk menghilangkan trauma, kata Siti, dalam waktu dekat ini korban akan didampingi psikolog.

"Kami sudah menjadwalkan konseling oleh psikolog klinis," kata Siti.

Baca juga: Baznas Banyumas Targetkan Pengumpulan Zakat Rp15 Miliar, Terbanyak dari ASN

Baca juga: 19 Kecamatan di Banyumas Masuk Zona Merah Longsor, BPBD Minta Warga Waspada

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap delapan terduga pelaku pemerkosaan anak yang mengalami keterbelakangan mental di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Mirisnya, sebagian pelaku merupakan orang yang telah lanjut usia (lansia). Sementara, satu terduga pelaku lain masih buron.

Peristiwa pemerkosaan tersebut terjadi kurang lebih selama setahun, yaitu sejak tahun 2021 hingga pertengahan bulan Juli 2022 lalu.

Pemerkosaan terhadap anak yang mengalami keterbelakangan mental itu terbongkar setelah korban hamil tiga bulan.

Para pelaku merayu korban dengan memberi uang antara Rp10.000 sampai Rp50.000. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Kondisi Anak Keterbelakangan Mental yang Diperkosa 8 Orang hingga Hamil".

Baca juga: Truk Tronton Terguling di Salatiga, Diduga Salah Jalur setelah Sopir Andalkan Googlemaps

Baca juga: Akses Menuju Curug Cipendok Banyumas Terganggu Banjir, Air Bersumber dari Luapan Embung

Baca juga: Lagi, Asap Pembakaran Lahan Ganggu Pengguna Jalan Tol. Kali Ini di Tol Batang-Semarang

Baca juga: Selamat! Siswi SMAN 1 Rembang Purbalingga Raih Medali Emas Lomba Desain Grafis Poster Nasional

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved