Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banyumas

Akses Menuju Curug Cipendok Banyumas Terganggu Banjir, Air Bersumber dari Luapan Embung

Jalan menuju tempat wisata Curug Cipendok di Dusun Menggala, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, diterjang banjir, Kamis sore.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/WARGA
Jalan menuju tempat wisata Curug Cipendok di Dusun Menggala, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, diterjang banjir, Kamis (22/9/2022). Banjir ini terjadi akibat luapan embung di dataran tinggi wilayah tersebut tak mampu menampung debit air hujan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Jalan menuju tempat wisata Curug Cipendok di Dusun Menggala, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, diterjang banjir, Kamis (22/9/2022).

Banjir diduga terjadi akibat embung di dataran tinggi wilayah tersebut tidak mampu menampung air hujan.

Terkait kondisi ini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Budi Nugroho mengaku telah menerjunkan tim ke lokasi kejadian.

"Kami baru saja mengirim tim ke lokasi kejadian," kata Budi kepada Tribunbanyumas.com.

Banjir terjadi sekitar pukul 14.30 WIB atau setelah hujan lebat sejak pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Embung Dekat Curug Cipendok Meluap karena Hujan, Pengendara Motor Nyaris Hanyut Terbawa Arus

Baca juga: Menjauh dari Hiruk Pikuk Kota di Curug Cipendok, Cilongok, Banyumas

Banjir mengakibatkan jalur timur atau jalur utama menuju tempat wisata Curug Cipendok, tertutup aliran air berarus deras.

Selain itu, sejumlah rumah di tepi jalan juga terdampak.

Ripto Sudarmo, warga setempat, mengatakan, ada dua embung di wilayah itu.

Satu di antara embung tersebut sedang dinormalisasi sehingga kedua embung tak bisa maksimal menampung air hujan yang cukup deras.

Menurut Ripto, luapan air dari embung mengalir deras lewat selokan sehingga meluap ke jalan.

Jalan menuju Curug Cipendok sendiri memiliki kontur berupa turunan tajam.

Baca juga: Baznas Banyumas Targetkan Pengumpulan Zakat Rp15 Miliar, Terbanyak dari ASN

Baca juga: 19 Kecamatan di Banyumas Masuk Zona Merah Longsor, BPBD Minta Warga Waspada

Ini bukan kejadian pertama. Rabu (21/9/2022) sore, banjir juga terjadi di wilayah tersebut. Penyebabnya pun sama.

Tetapi, air kemudian surut saat hujan reda.

Namun, karena hujan kembali mengguyur kawasan tersebut pada Kamis siang, banjir akibat luapan embung terjadi lagi.

"Kemarin, ada motor dari bawah yang nyaris terbawa banjir. Sudah diingatkan tapi tetap menerobos. Tapi, bisa diselamatkan," ungkap Ripto.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved