Berita Banyumas
Taman Botani Baturraden Banyumas Siap Dibuka November, Ada Green House Anggrek hingga Tanaman Langka
Tempat wisata Baturraden bakal lebih lengkah dengan kehadiran Taman Botani. Akan ada empat green house berisi beragam tanaman, di antaranya anggrek.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tempat wisata Baturraden bakal lebih lengkah dengan kehadiran Taman Botani.
Nantinya, ada empat green house dan hostel, yang bisa menjadi destinasi wisata baru di Banyumas.
Proyek tersebut dibiayai menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Pantauan Tribunbanyumas.com, Jumat (16/9/2022), puluhan pekerja proyek tengah menyelesaikan Taman Botani.
Kabid Pariwisata Dinporabudpar Banyumas Wardoyo mengatakan, teken kontrak pengerjaan proyek dengan kontraktor, dilakukan pada 29 Agustus lalu.
"Kontrak 60 hari, berarti sampai 27 Oktober," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat.
Baca juga: Lokawisata Baturraden di Banyumas Diserbu Wisatawan, Puncak Liburan Diperkirakan 8 Mei 2022
Baca juga: Jajal Offroad di Taman Wisata Baturraden Banyumas, Gubernur Ganjar: Sensasinya Luar Biasa
Selesai pekerjaan, Wardoyo berjanji segera membuka Taman Botani Baturraden untuk umum.
"Jika normal, tidak ada halangan, kami agendakan pada 10 November 2022 sudah bisa dibuka. Kami usahakan begitu."
"Kami tekankan ke penyedia jasa juga, jangan sampai melebihi kontrak," ungkapnya.
Proyek Taman Botani senilai Rp 1,7 miliar itu sempat berhenti karena putus kontrak dengan penyedia jasa.
Saat itu, kontraktor tak bisa merampungkan pekerjaan sesuai jadwal.

Kini, proyek itu kembali dilanjutkan.
"Untuk pekerjaan, saat ini, memang menyeluruh."
"Itemnya menyebar, di masing-masing lokasi ada pekerjaan," terangnya.
Baca juga: Marak Penggunaan Mobil Listrik sebagai Mobil Dinas, Bupati Banyumas: Lihat Juklak dan Juknis Dulu
Baca juga: Kenalkan Permainan Tradisional, SD Negeri 3 Pasinggangan Banyumas Ajak Siswa Buat dan Belajar Egrang
Wardoyo mengatakan, hingga hari ini, pekerjaan yang sudah terlaksana mencapai 88,27 persen.