Selasa, 14 April 2026

Ratu Elizabeth II Wafat

Haru Pelayat saat Menghadiri Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II

Keharuan keluarga kerajaan Inggris saat prosesi upacara pemakaman Ratu Elizabeth di Katredal st Giles.

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
Reuters
Pemakaman Ratu Elizabeth yang dihadiri oleh ribuan pelayat di Katedral St Giles, Skotlandia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM- Raja Charles III dan beserta saudara-saudaranya, Putri Anne, Pangeran Andrew dan Pangeran Edward berjaga di empat sudut peti mati Ratu Elizabeth II saat disemayamkan di Katedral St Giles, Edinburgh, Skotlandia, Senin (13/9/2022) malam.

Baca juga: Pangeran Harry Tidak Memakai Pakaian Militer saat Pemakaman Ratu Elizabeth II

Baca juga: Ratu Elizabeth Keturunan Nabi Muhamad? Kontroversi Lama Kini Muncul Kembali

Baca juga: Dipuji Energik Hingga Akhir Hayat, Ini Rahasia Ratu Elizabeth II Soal Makanan

Dilansir dari media Inggris indepndent.co.uk mereka tampak berdiri di sudut peti mati  Ratu Elizabeth yang terbuat dari kayu ek dibungkus kain bergambar Benteng Singa dan bendera St Andrew, dan dihiasi dengan mahkota Skotlandia. Upacara kematian ini dikenal sebagai Vigil of the Princes.  

Putra dan Putri Elizabeth tampak tertunduk di samping peti. Terlihat Raja Charles III mengenakan kilt bermotif kotak-kotak berdiri di sisi kepala peti mati ibunya, sementara Putri Anne dan Pangeran Edward berdiri di kedua sisi sedangkan Pangeran Andrew di kaki.

Mereka berdiri di samping empat anggota Royal Company of Archers, yang berjaga-jaga sambil mengenakan topi berbulu panjang dan dipersenjatai dengan panah dan anak panah.

Ribuan pelayat antre di Royal Mile kemudian memberikan penghormatan kepada mendiang Ratu Elizabeth II dalam suasana yang hening. Raja Charles III dan saudara-saudaranya menundukkan kepalanya dan telihat kesedihan di wajahnya saat para pelayat itu lewat di depannya.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Wafat dengan Meninggalkan Banyak Kenangan

Baca juga: Sepak Bola Inggris Ikut Berduka atas Meninggalnya Ratu Elizabeth II, Dua Laga Ditunda

Baca juga: Ratu Elizabeth II Mangkat, Charles Sampaikan Rasa Duka: Ibu yang Sangat Dicintai

Pangeran Andrew atau Duke of York menutup matanya untuk beberapa saat selama 10 menit berjaga. Sementara Putri Anne dan Earl of Wessex mengarahkan pandangan mereka ke lantai.

Raja tetap menyatukan tangannya, juga menundukkan kepalanya saat masyarakat melewatinya. 

Para pelayat membungkukkan badan ketika mereka melewati Raja Charles III, dan yang lain berjalan dengan khidmat dengan kepala tertunduk.

Bersumber dari artikel  Reuters Raja Charles III mengenakan tartan Pangeran Charles Edward Stuart dan heather putih di lappelle-nya dari Balmoral, sementara Putri Anne dan Pangeran Edward muncul dengan seragam militer.

Di acara pemakaman tersebut juga di hadiri oleh para pemimpin politik, pejabat tinggi, dan veteran perang. Acara pemakaman tersebut di pimpin oleh Pendeta Calum MacLeod

Pendeta memulai dengan menyambut pelayat dengan mengatakan “hidup Ratu membuat kita tersentuh dan kebaikannya tak terlupakan “ ungkapnya.”.

Baca juga: Berusaha Menyusup Kastil Windsor, Pemuda di Inggris Ancam Bunuh Ratu Elizabeth Pakai Panah

Baca juga: Menyusul Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip, Paus Fransiskus Bakal Divaksin di Vatikan

Baca juga: Ratu Elizabeth Buka Lowongan ART Magang: Disiapkan Gaji Rp 367 Juta, Pengalaman Tak Diutamakan

Raja kemudian berjalan ke parlemen Skotlandia, di mana ia berbicara kepada Mentri Skotlandia, setelah para pemimpin partai memberikan penghormatan kepada Ratu dalam sesi khusus.

Menteri pertama Skotlandia Nicola Sturgeon, yang sebelumnya melakukan pembacaan Alkitab singkat pada kebaktian ini, mengatakan bahwa Elizabeth, "Ratu Skotlandia", telah menjadi "jangkar bangsa kita", menambahkan bahwa Skotlandia "siap" dan Raja Charles dapat melanjutkan warisan ibunya dari pelayanan publik.

ADR

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved