Pemilu 2024

Tak Hanya Satu, Sejumlah Parpol di Karanganyar Punya Anggota PNS. Ini yang Dilakukan KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar menemukan indikasi adanya PNS yang menjadi anggota partai politik (parpol).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
KPU Karanganyar mengadakan rapat koordinasi tahap pendaftaran dan verifikasi parpol peserta Pemilu 2024 di Ruang Podang Kantor Setda Karanganyar, Kamis (1/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar menemukan indikasi adanya PNS yang menjadi anggota partai politik (parpol).

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU Karanganyar Muhammad Maksum mengatakan, saat ini, parpol tengah menindaklanjuti hasil verifikasi administrasi terkait indikasi ganda eksternal untuk Pemilu 2024 mendatang.

Semisal, terkait pekerjaan, ada yang menjadi PNS. Kemudian, indikasi usia misal di bawah 17 tahun.

Dia menuturkan, ada 22 parpol yang terdaftar di KPU Karanganyar untuk Pemilu 2024.

Baca juga: Viral Seorang Guru di Karanganyar Bersihkan Kutu di Rambut Siswanya, Bikin Merinding!

Baca juga: Gubernur Ganjar Memulai Penggunaan Mobil Listrik di Dinas ESDM Karanganyar

Baca juga: Tradisi Muharram di Karanganyar: Sambil Lempar Apem, Warga Jatipuro Ucapkan Wahyu Kliyu

Dari jumlah tersebut, ada lebih dari 1 parpol yang memiliki anggota terindikasi menjadi PNS.

"Kaitannya dengan ber-KTP status pekerjaan PNS di Kabupaten Karanganyar, ada. Maka, perlu ditindaklanjuti oleh parpol.

"Agar anggota parpol tersebut memenuhi syarat maka membuat surat pernyataan disertai lampiran surat pemberhentian atau pensiun."

"KTP itu kan seumur hidup, kalau tidak ada laporan ke Disdukcapil, KTP-nya kan tetap PNS," katanya saat dihubungi, Kamis (1/9/2022).

Apabila pihak parpol tidak mengunggah ke sistem terkait, surat pernyataan pensiun atau surat pemberhentian dari PNS, lanjutnya, anggota parpol tersebut berpotensi tidak memenuhi syarat.

"Kalau hingga batas waktu 3 September 2022 tidak meng-upload surat pernyataan itu, berarti berpotensi tidak memenuhi syarat karena anggota parpol tidak boleh berstatus sebagai PNS, akan dicoret," jelasnya. (*)

Baca juga: Bocah 8 Tahun di Banyumas Jadi Korban Pencabulan Penjual Cilung, Berawal saat Main Petak Umpet

Baca juga: Dukungan Moril dari Panser Biru Jelang PSIS Kontra Persis pada Derby Jateng: Pulang Bawa Poin!

Baca juga: Oknum Guru PNS di Kota Pekalongan Tertangkap Basah Timbun Solar, Beli di SPBU Pakai Mobil Pikap

Baca juga: Hi, Ada Belatung di Makanan Pembeli Seafood di Pekan Raya Batang 2022. Polisi Minta Korban Melapor

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved