Breaking News:

Berita Kudus

Warga Menawan Datangi DPRD Kudus. Ngadu, Lahannya Dicaplok Pemerintah Desa untuk Pamsimas

Sariban, Warga Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, mengadu ke DPRD setempat, Selasa (2/8/2022).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Audiensi warga Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, terkait pencaplokan lahan untuk proyek pamsimas desa, di gedung DPRD KUdus, Selasa (2/8/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Sariban, Warga Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, mengadu ke DPRD setempat, Selasa (2/8/2022).

Sariban mengadukan Pemerintah Desa Menawan yang diduga mencaplok lahan warga untuk proyek Pamsimas.

Sariban datang ke DPRD Kudus bersama kuasa hukumnya, Yusuf Istanto.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Kepala Desa Menawan Tri Lestari dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Adi Sadhono.

Baca juga: Pembangunan Tiga Madrasah di Kudus Mandeg Gara-gara Dana Hibah dari Pemkab Tak Kunjung Cair

Baca juga: Manajemen Persiku Kudus: Komposisi Pemain akan Didominasi Pemain Lokal

Dugaan pencaplokan lahan bermula saat Pemerintah Desa Menawan menerima hibah lahan seluas 1.803 meter persegi dari komunitas air.

Selanjutnya, pemerintah desa membangun instalasi pipa air Pamsimas dari sumber mata air di lahan tersebut.

Ternyata, ada sumber air yang berada di lahan milik keluarga Sariban.

Kuasa hukum keluarga Sariban, Yusuf Istanto, mengatakan dugaan pencaplokan itu kian kuat setelah dilakukan pengukuran ulang bersama petugas BPN.

Setelahnya, dipasang patok tanah. Dari situ diketahui, satu di antara sumber air Pamsimas ada di lahan keluarga Sariban.

"Pengukuran ulang juga disaksikan perangkat desa setempat dan pemilik lahan di sekitarnya," kata Yusuf.

Namun, hasil pengukuran ulang tersebut tidak diterima Kepala Desa Menawan Tri Lestari.

Tri Lestari menggunakan pedoman dokumen C desa.

Baca juga: Tak Mampu Bayar Gaji dan Pesangon 269 Karyawan, Pabrik Plastik di Jekulo Kudus Disita Pengadilan

Baca juga: Alhamdulillah, 370 Tempat Ibadah di Kudus Terima Dana Rp 9,5 Miliar untuk Renovasi dan Sarpras

Yusuf pun menyayangkan sikap desa. Menurutnya, pihak desa seharusnya mengukur ulang setelah menerima hibah, dengan menghadirkan pemilik lahan yang berbatasan.

Sementara, dalam pertemuan, Tri Lestari berargumen, Pamsimas dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan air seribu lebih warga di Menawan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved