Berita Kudus

Alhamdulillah, 370 Tempat Ibadah di Kudus Terima Dana Rp 9,5 Miliar untuk Renovasi dan Sarpras

Pemerintah Kabupaten Kudus mengucurkan dana Rp 9,5 miliar untuk 370 tempat ibadah di Kota Kretek.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Kabag Kesra Setda Kudus Safii saat ditemui di Kudus, Jumat (22/7/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus mengucurkan dana Rp 9,5 miliar untuk 370 tempat ibadah di Kota Kretek.

Kepala Bagian Kesra Kudus Safii mengatakan, bantuan ini digunakan untuk merenovasi fisik tempat ibadah maupun melengkapi sarana dan prasarana.

Safii menjelaskan, bantuan diberikan untuk semua tempat ibadah yang ada. Terbanyak, untuk masjid.

"Seluruh tempat peribadatan, Islam, Hindu, Buddha, Katolik, Protestan, semuanya," jelas Safii.

Baca juga: Sepasang Remaja Terekam Bermesraan di Area Masjid Menara Kudus, Videonya Viral di Whatsapp

Baca juga: Viral, Oknum Satpol PP Kudus Terekam Kamera Tendang Badut Pengamen saat Penertiban

Sebagian bantuan untuk tempat ibadah tersebut sudah disalurkan. Dia menargetkan, sampai akhir tahun, semua tempat ibadah yang tercatat sebagai penerima sudah mendapatkan bantuan.

"Nominal yang paling kecil untuk tempat ibadah senilai Rp 15 juta. Itu untuk melengkapi sarana dan prasarana," kata dia.

Ada juga yang nominalnya sampai ratusan juta rupiah. Tahun ini, misalnya, wihara di Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, mendapat alokasi dana mencapai Rp 350 juta.

Safii mengungkapkan, setahun sebelumnya, pengurus masing-masing tempat ibadah mengajukan proposal.

Semua tempat ibadah bisa mengajukan, baik masjid atau musala.

Baca juga: Fany Regiyan Pimpin Persiku Kudus Junior!

Baca juga: Mantan Kades Undaan Lor Kudus Jadi Tersangka, Diduga Embat Dana Bantuan Gubernur Rp 259,1 Juta

Legalitas IMB tempat ibadah tidak menjadi syarat pengajuan proposal.

Yang penting, terdaftar atau ada keterangan dari kantor Kementerian Agama.

Bagi tempat ibadah yang menerima bantuan, harus menyertakan laporan pertanggungjawaban setelahnya.

Ini kadang menjadi kendala, oleh sebab itu tidak jarang pihaknya turut serta memfasilitasi laporan tersebut demi tertib administrasi.

"Akhir bulan Desember, laporan pertanggungjawaban harus sudah selesai semua," katanya. (*)

Baca juga: 49 UMKM Meriahkan Ngapak Festival di Purwokerto Banyumas, Diharapkan Ikut Dongkrak Transaksi Digital

Baca juga: Niat Mancing di Kali Gede Ungaran Semarang, Sudadi Malah Temukan Potongan 2 Tangan Dalam Tas Plastik

Baca juga: Wisata Religi New Kemukus Sragen Tak Pernah Sepi Pengunjung, Sering Didatangi Pedagang

Baca juga: Barisan Relawan Jokowi Presiden Gelar Konferda Jateng di Banyumas, Tetap Dukung Jokowi 3 Periode

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved