Berita Jepara
Ahli Digital Forensik Turun Tangan, Tuduhan Pelecehan oleh Perawat RSUD Kartini Jepara Diduga Bohong
Manajemne RSUD RA Kartini Jepara mendatangkan ahli digital forensik Solichul Huda untuk menganalisa tuduhan pelecehan seksual pemilik akun @UpWanita.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Manajemne RSUD RA Kartini Jepara mendatangkan ahli digital forensik Solichul Huda untuk menganalisa tuduhan pelecehan seksual yang diunggah pemilik akun Twitter @UpWanita.
Hasil analisa dari penelusuran, tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan perawat berinisial AA adalah bohong.
"Akun @UpWanita menge-tweet tujuh tweet, dilakukan pada tanggal 26 Juni 2022 jam 11.40 siang menggunakan HP Android."
"Pada jam yang sama, tujuh tweet tersebut diretweet pertama kali oleh akun @tianFat," kata Huda saat memaparkan hasil penelusuran dan analisa, di Aula RSUD RA Kartini, Kamis (28/7/2022).
Baca juga: Speak Up di Twitter, Pasien RSUD Kartini Jepara Mengaku Dilecehkan Perawat
Baca juga: Buntut Tuduhan Perawat Lecehkan Pasien, Manajemen RSUD Kartini Jepara Laporkan Pemilik Akun Twitter
Saat ini, akun @tianFat sudah menghilang atau tak bisa dilacak. Akun tersebut juga diketahui mengikuti akun Twitter tertuduh, yakni akun milik perawat AA.
"Hasil analisis jejak digital, berdasarkan pola atau model berita bohong, informasi yang di-tweet oleh akun @UpWanita adalah bohong. Diduga, pemosting berita tersebut adalah akun yang meretweet pertama kali," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD RA Kartini Teguh Iskadir mengatakan, pihaknya akan menyerahkan hasil analisa ahli forensik digital tersebut ke Polres Jepara.
"Akan kami serahkan ke polisi karena dari awal, (kasus) ini memang sudah kami serahkan ke polisi," kata Teguh.
Baca juga: Bolos Sekolah, 12 Pelajar di Jepara Terjaring Razia di Pantai Teluk Awur. Ada yang Bawa Kondom
Baca juga: Tidak Jadi Gabung Persijap Jepara, Mantan Pemain RANS Nusantara FC Ini Merapat ke Persekat Tegal
Diberitakan sebelumnya, pemilik akun Twitter @UpWanita membuat utas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan perawat AA.
Pelecehan itu terjadi saat pemilik akun dirawat di RSUD RA Kartini Jepara.
Utas ini pun menjadi viral dan mendapat tanggapan dari manajemen rumah sakit.
Hasil konfirmasi dan pemeriksaan, perawat AA membantah tuduhan tersebut. Ini diperkuat dengan bukti jaga sang perawat.
Manajemen RSUD RA Kartini kemudian memberi waktu kepada pemilik @UpWanita untuk membuat keluhan ke pihak rumah sakit. Namun, lantaran tak kunjung dilakukan, pihak rumah sakit melaporkan akun tersebut ke polisi karena diduga melakukan tuduhan palsu atau pembohongan. (*)
Baca juga: Tak Hanya Cilacap, Daerah-daerah di Jateng Bersentuhan dengan Zona Subduksi Ini Rawan Tsunami Besar
Baca juga: Alasan Cilacap Berpotensi Dihantam Tsunami Lebih Dari 10 Meter, Ini Kata BMKG
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Jumat 29 Juli 2022: Rp 1.013.000 Per Gram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Ahli-forensik-digital-Solichul-Huda-menganalisis-tuduhan-kepada-perawat-rsud-ra-kartini-jepara.jpg)