Berita Cilacap

Alasan Cilacap Berpotensi Dihantam Tsunami Lebih Dari 10 Meter, Ini Kata BMKG

Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati menyebut bencana tsunami besar lebih dari 10 meter berpotensi terjadi di wilayah Cilacap

Ilustrasi
ilustrasi Tsunami. BMKG memprediksi Cilacap berpotensi dihantam tsunami besar lebih dari 10 meter akibat gempa megathrust. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Pusat, Dwikorita Karnawati menyebut bencana tsunami besar lebih dari 10 meter berpotensi terjadi di wilayah Cilacap, Jawa Tengah.

Hal ini lantaran Cilacap berada di pesisir selatan dan terdapat adanya pusat zona gempa atau megathrust.

Hal tersebut disampaikan bukan semata-mata perkiraan atau ramalan saja, namun merupakan hasil kajian BMKG secara sains.

Karena ancaman bencana tsunami besar di selatan Jawa itu memang ada.

Baca juga: Alhamdulillah, Setelah Lima Hari, Kebakaran di Tempat Pembuangan Limbah Kayu Cilacap Berhasil Padam

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoadjie Prayodhie membeberkan alasan Cilacap merupakan titik yang berpotens mengalami gempa dan tsunami besar.

"Seperti yang dikatakan Kepala BMKG Pusat Ibu Dwikorita, bahwa adanya ancaman potensi tsunami tersebut tak lain karena di selatan Jawa terdapat zona subduksi.

Dimana pertemuan lempeng Eurasia-Samudera Hindia masuk ke dalam zona megathrust," kata Setyoadjie Prayodhie kepada tribunbanyumas.com, Kamis (28/7/2022).

Baca juga: Ganjar Apresiasi Keberhasilan Koperasi di Cilacap dalam Mengelola TPI: Hasil Setiap Tahun Meningkat

Diperkirakan zona megathrust tersebut menyimpan energi yang bisa memicu gempa bumi dengan magnitude maksimal sampai 8,7 SR.

Magnitude itulah yang kemudian diangkat sebagai world case scenario.

"Magnitude itu kita simulasikan berdasarkan permodelan.

Dimana misal di sana terjadi gempa dengan magnitude sebesar 8,7 SR maka akan diperkirakan tsunaminya sampai 10 meter atau mungkin lebih untuk beberapa tempat di sekitar Cilacap," jelas Setyoadjie.

Baca juga: Ganjar: SMKN Lumbir Jangan Seperti SMAN Tawangmangu dan Puskesmas Cilacap!

Namun mengenai waktu kapan terjadinya gempa megathrust yang berimbas pada ancaman tsunami tidak dapat diprediksi.

Bahkan, BMKG juga tidak mengetahui kapan terjadinya gempa megathrust.

"Makanya kita hanya memodelkan, kira-kira kalau gempanya sekuat itu potensi ancamannya seperti ini lah di Cilacap," kata Setyoadjie.(*)

Baca juga: Hampir Semua Kelas Atapnya Ambrol, Siswa SD Negeri 3 Sadahayu Cilacap Belajar di Gedung Posyandu

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved