Jumat, 15 Mei 2026

Berita Jateng

Pendaki Jatuh di Pos 3 Puncak Gunung Muria, Teman Dengar Suara di Jurang

Dia mendaki gunung bersama dua rekannya untuk menikmati pemandangan matahari terbit dari Puncak Argopiloso

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
EVAKUASI-Seorang relawan tengah mengevakuasi pendaki yang terjatuh di jalur pendakian Puncak Argopiloso di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kudus, Kamis (14/5/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Seorang mahasiswa jatuh ke jurang saat mendaki Puncak Argopiloso Gunung Muria, Kmais (14/5/2026). Untungnya mahasiswa tersebut berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dalam keadaan selamat.

 

Mahasiswa yang terjatuh tersebut berinisial J 20 tahun. Dia mendaki gunung bersama dua rekannya untuk menikmati pemandangan matahari terbit dari Puncak Argopiloso.

 

Dari laporan Forum Relawan Penanggulangan Bencana Kabupaten Kudus, ketiga pendaki tersebut berangkat pada pukul 03.00 WIB menuju kawasan Rejenu Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kudus. Pada pukul 03.10, mereka melanjutkan perjalanan menuju puncak.

 

Dalam perjalanan menuju puncak, saat mereka melintasi tanjakan di atas Pos 4 korban mengalami kelelahan. Saat melintas di jalur akar pohon, korban terpeleset dan terjatuh ke jurang di sekitar Pos 3 pendakian.

 

Mendapati kawannya terjatuh, dua rekan lainnya mencoba memanggil dan masih mendapat jawaban dari jurang. Kedua kawannya pun turun menuju Rejenu atau kawasan wisata Air Tiga Rasa. Mereka meminta bantuan kepada warga setempat.

 

Dengan adanya laporan tersebut, Satgas Siaga Japan berikut Sedulur Relawan Japan langsung menuju lokasi jatuhnya korban. Saat ditemui, korban masih dalam keadaan selamat.

 

Sementara Kepala BPBD Kudus Eko Hari Djatmiko mengatakan, setelah mendapati adanya laporan pendaki yang terjatuh di jurang di jalur pendakian Puncak Argopiloso pihaknya langsung koordinasi dengan sejumlah pihak.

Dalam evakuasi ini melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Basarnas Jepara, Polsek Dawe, Koramil Dawe, dan relawan yang tergabung dalam FRPB Kudus semisal Sedulur relawan Dawe, Destana Japan, dan Satgas Siaga Japan.

Baca juga: Spot Terbaik Mancing di Laut Kota Semarang, Tinggal Pilih Target Ikan Apa

“Sekitar pukul 10.00 tadi korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Korban mengalami patah tulang akibat terjatuh ke jurang. Proses evakuasi ini dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan pendukung,” katanya.

 

Setelah dievakuasi, korban langsung dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis. Agar peristiwa serupa tidak terulang, Eko mengimbau agar para pendaki selalu mengutamakan keselamatan. Utamanya saat melakukan pendakian saat malam hari, karena kondisi jalur yang masih gelap dan licin. (Goz)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved