Berita Internasional
Sydney Australia Dilanda Banjir Hebat, WNI Diimbau Waspada dan Siap Mengungsi
Hujan deras akhir pekan lalu mengakibatkan banjir parah di negara bagian New South Wales, Australia.
Biro cuaca menambahkan, risiko banjir besar tetap ada meskipun Senin ini, sistem cuaca yang intens melemah.
"Ini adalah waktu yang sangat sulit selama berbulan-bulan untuk menghindari peristiwa banjir ini. Ini membuatnya lebih menantang," kata Perdana Menteri New South Wales Dominic Perrottet dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.
Paul O'Neill, seorang warga dari Wisemans Ferry yang dilanda banjir, mengatakan, dia membawa persediaan makanan dengan perahu ke keluarganya yang terisolasi setelah air yang naik memutus akses.
"Jalan runtuh dan belum diperbaiki sejak banjir terakhir, belum tersentuh. Jadi, sekarang mereka menutup akses jalan kami dan kemudian feri, satu-satunya cara untuk pulang sekarang adalah dengan perahu," kata O'Neill.
Baca juga: Banjir Bandang Hebat Terjang Margoyoso Pati, Puluhan Rumah Rusak!
Baca juga: Diguyur Hujan, 6 Wilayah di Cilacap Dilanda Banjir dan Longsor. 4 Rumah Rusak
Rekaman di media sosial menunjukkan, pompa bensin, rumah, mobil, dan rambu-rambu jalan, sebagian di bawah air. Sementara, tempat sampah mengapung di jalan yang banjir.
Kendaraan militer terlihat pergi ke jalan-jalan yang banjir untuk mengevakuasi keluarga yang terdampar.
Cuaca dapat memicu banjir bandang dan tanah longsor, dengan daerah tangkapan sungai sudah mendekati kapasitas penuh setelah fenomena La Nina, biasanya terkait dengan peningkatan curah hujan, melanda pantai timur Australia selama dua tahun terakhir.
Perubahan iklim secara luas diyakini sebagai faktor yang berkontribusi terhadap peristiwa cuaca buruk yang sering terjadi, kata Dewan Iklim, seraya menambahkan Australia kurang siap.
Menteri Manajemen Darurat Federal Murray Watt mengatakan, perubahan iklim harus dianggap serius karena seringnya terjadi banjir.
"Kenyataannya adalah kita hidup dalam iklim yang berubah," kata Watt kepada televisi ABC. (*)
Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Banjir di Sydney Australia Paksa Puluhan Ribu Orang Meninggalkan Rumah".
Baca juga: Diduga Tercemar Limbah, Jutaan Bandeng Milik Petambak Bandeng di Tambaklorok Semarang Mati
Baca juga: Bupati Kudus Bakal Punya Patwal Berkendara Motor Seharga Rp 31,1 Juta
Baca juga: Petakan Kekuatan Atlet Daerah Lain, Klub Taekwondo Purbalingga Gelar Turnamen Persahabatan
Baca juga: Gelar Demo di Alun-alun Purwokerto, Mahasiswa di Banyumas Desak Pemerintah Buka Draf RKUP Ke Publik